Keluarga Stunting di Desa Bukit Batu, Terima Bantuan Sembako 

KBRN, Pontianak : Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat memberikan paketan sembako bagi keluarga stunting di Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Rabu (29/6). Pemberian bantuan sembako bagi keluarga stunting dalam upaya menurunkan angka stunting sekaligus dalam momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas).

Fitriani (30) salah satu warga penerima bantuan sembako bagi keluarga stunting merasa terbantu dengan adanya bantuan sembako buat kebutuhan keluarga, khususnya buat anaknya yang baru berusia 1 tahun 9 bulan.

Memiliki suami dengan pekerjaan nelayan berpenghasilan Rp 50 ribu sehari, sangat berat bagi keluarganya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Adanya bantuan ini sudah tentu sangat membantu. Utamanya dalam pemenuhan gizi si kecil yang hasil pemeriksaan Posyandu berat badannya masih belum ideal.

Dokter Puskemas Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah Aulia Rizkia menuturkan, bantuan paketan sembako pada keluarga terpapar stunting sangat membantu dalam percepatan penanganan stunting khususnya di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah.

Khusus di Desa Bukit Batu, kurang lebih terdapat 23 bayi yang terpapar stunting. Dalam upaya menurunkan angka stunting di Desa ini, pihaknya sudah melakukan sosialisasi mulai dari hulu.

Sasarannya mulai dari remaja, para pasangan suami istri yang bakal menikah, ibu hamil serta para keluarga yang baru memiliki bayi. 

Ketika ditanya penyebab stunting di Desa Bukit Batu, Aulia menjawab stunting bisa terjadi dengan banyak faktor. "Mungkin saat hamil HB nya rendah. Bisa juga karena kurang pahamnya ibu tentang informasi stunting, sehingga dalam pemenuhan gizinya justru kurang," ujarnya.

Khusus di wilayah Sungai Kunyit, ia bersama bidan desa sudah melakukan sosialisasi buat menurunkan angka stunting. Termasuk pemberian asupan gizi yang baik bagi keluarga terkena stunting ini sudah dijalankan. 

Kepala Desa Bukit Batu Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah Harianto mengatakan di desanya masih ditemukan kasus stunting. Dengan adanya bantuan sembako buat keluarga terkena stunting, sedikit banyak membantu pihak desa dalam upaya penurunan stunting.

Ia tak menutupi, di Desa Bukit Batu kondisi perekonomian warganya masih menengah ke bawah. Rerata masyarakat di sini bekerja sebagai buruh kasar, petani dan nelayan. "Kalau pegawai masih sedikit," ujarnya.

Ia melanjutkan keberadaan perusahaan besar di wilayah Desa Bukit Batu, nyatanya juga belum berdampak signifikan pada masyarakat setempat. Sebab dalam mempekerjakan karyawan perusahaan membutuhkan tenaga berskil. Sehingga untuk pekerjaan kasar dan berat sejauh ini belum terlalu dibutuhkan. Mudah-mudahan ke depan peluang bagi masyarakat setempat bekerja di sini terbuka lebar. Dengan begitu, masyarakat akan berpenghasilan tetap. Muaranya secara pendapatan bulanan bisa tercukupi. Termasuk untuk pemenuhan gizi para keluarga di sini. Sehingga ke depan angka stunting bisa terus turun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar