BMKG Supadio : Waspada Peningkatan Suhu Udara Pemicu Karhutla Pada 18-22 Mei 2022

KBRN, Pontianak : Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat, senin (16/5/2022) berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

“Yang perlu diwaspadai juga dampak yang mungkin dapat ditimbulkan  seperti terjadinya genangan, banjir atupun tanah longsor, khususnya pada wilayah yang rawan terjadi bencana tersebut,”jelas Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak Sutikno kepada RRI di Supadio, Senin (16/5/2022).

BMKG memprakirakan kondisi tinggi gelombang saat ini dalam kategori  tenang hingga rendah.  Namun demikian perlu diwaspadai peningkatan tinggi gelombang  jika terjadi hujan yang disertai angin kencang di wilayah laut.

”Pasang ari laut pada fase ini tidak berada pada faes maksimum, sehingga diprakirakan  pasang air laut yang terjadi tidak menambah dampak potensi genangan yang terjadi di wilayah pesisir barat Kalbar akibat potensi hujan lebat yang akan tejadi hari ini (16/5/2022), dan masyarakat dihimbau untuk mewaspadi potensi terjadinya  kondisi cuaca ekstrem tersebut, masyarakat dapat mengikuti update  informasinya melalui media-media  BMKG Kalbar, baik di Website httpskalbar.bmkg.co.id, atau melalui media sosial,  Instagram, Facebook atau tweeterinfobmkg bmkg Kalbar,”tuturnya.

Sedangkan kondisi cuaca  pada tanggal 18 hingga  22 Mei 2022  diprakirakan dominan panas dan potensi terjadinya  hujan akan rendah.

“Kami menghimbau pada periode ini agar berhemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari, disamping perlunya mewaspadai  peningkatan suhu udara yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla),”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar