Antisipasi Genangan Akibat Gelombang Pasang, Pemkot Gencarkan Pembersihan Saluran Drainase

KBRN, Pontianak ; Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memastikan pihaknya terus berupaya mengantisipasi genangan akibat puncak pasang tertinggi air laut yang diprakirakan oleh bmkg terjadi pada tanggal 7 Sampai 10 Desember 2021.

“Beberapa upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut diantaranya dengan gencar melakukan pembersihan saluran dan mempertahankan fungsi drainase supaya jika jika terjadi hujan dan air pasang bersamaan maka akan cepat surut ke sungai Kapuas,” ujarnya, Senin (6/12/2021).

Edi menerangkan di Kota Pontianak genangan terjadi akibat pasang air laut tertinggi bersamaan dengan intensitas hujan yang lebat. Hal tersebut akan menyebabkan genangan yang terjadi pada beberapa titik di Kota Pontianak, sehingga diharapkan agar hujan lebat tidak terjadi bersamaan dengan air pasang.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sampah di parit dan saluran drainase. Mereka diharapkan tidak membangun bangunan apapun di badan parit yang mengakibatkan penyempitan ukuran parit di Kota Pontianak,” katanya.

Sementara Itu Edi menyebut sebagai langkah antisipasi jangka panjang Pemerintah Kota Pontianak juga melakukan penataan saluran dan membuat parit-parit baru. Diakuinya saat ini hampir seluruh parit di Kota Pontianak memang sudah terkoneksi walaupun memang ada yang tidak optimal akibat penyempitan, karena pembangunan jembatan, kabel dan kontruksi lain. Pembenahan hal tersebut tidak bisa dilakukan secara singkat karena pembiayaan yang terbatas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar