Dinsos Kubu Raya Tetap Menjadi Ujung Tombak Penyaluran Bantuan PKH

KBRN, Pontianak : Dinas Sosial Kabupaten Kubu Raya menyatakan hak Program Keluarga Harapan (PKH) diantaranya mendapatkan bantuan social, mendapat pendamping social , mendapat fasilitas kesehatan dan program bantuan lainnya, komplementer. Untuk nominal bantuan sendiri, khususnya ibu hamil  atau nifas satu tahun mendapatkan bantuan Rp3 juta. Begitu juga bantuan untuk anak usia nol sampai 6 tahun mendapatkan bantuan yang sama Rp3 juta satu tahun.

“Sementara untuk pendidikan untuk SD, SMP dan SMA, itu untuk SD dalam satu tahun  mendapatkan Rp900 ribu, SMP Rp1,5 Juta, sementara SMA sederajat Rp2 juta, sedangkan untuk penyandang disabilitas berat dibantu Rp2,4 juta,”jelas Kepala Dinas Sosial Kubu Raya, Anusapati, Minggu (17/10/2021).

Demikian juga dikatakan Anuspati, untuk Lansia di atas 70 tahun mendapatkan bantuan Rp2,4 juta setahun. Untuk bantuan ini dibatasi maksimal 4 orang dalam satu keluarga dengan kriteria berbeda. Contoh jika dalam satu keluarga ada yang melahirkan, ada anak usia sekolah SD, SMP dan SMA akan mendapatkan bantuan. Akan tetapi jika ada anak SD-nya dua atau tiga hanya satu yang mendapatkan bantuan, begitu juga lansia hanya satu orang yang mendapatkan bantuan dalam satu keluarga.//

“Bantuan tersebut kita bagi dalam empat triwulan, yakni yang pertama berupa uang yangdiberikan tunai dan selanjutnya disalurkan non tunai melalui bank penyalur,”katanya.

Dibagian lain Anggota Komisi IV Bidang Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan Rakyat, Sosial Budaya dan Agama DPRD Kubu Raya Paino Ahmad mengatakan, selaku wakil rakyat yang berfungsi sebagai pengawas di lapangan masih menemukan kendala-kendala di masyarakat, diantaranya bantuan sembako masih banyak yang belum mendapatkannya di daerah-daerah.

“Jadi saran kepada Dinas Sosial sebagai ujung tombak dalam penanganan PKH ini  supaya dipantau lagi di lapangan melalui pendamping desa, bagaimana kendala di lapangan, memang masih ada kendala dalam penyalurannya,”harapnya.

Meskipun masih ada beberapa kendala dalam penyalurannya, namun Fain Ahmad mengakui bahwa bantuan tersebut benar-benar sangat membantu meringankan beban masyarakat kategori masyarakat miskin yang memang terdampak pandemi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00