Menkominfo RI : Dewas dan Insan RRI Harus Konsisten Merawat Garda Terdepan Indonesia

KBRN, Pontianak : Di tengah destruksi formasi dan era yang semakin digital Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI  harus siap  untuk terus beradaptasi serta bertransformasi. Melalui pengawasan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) optimis Direksi staf menagemen keseluruhannya akan mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan bai. Namun demikian yang harus diperhatikan teknologi gelombang radio AM dan signal FM  perlu terus dikembangkan di era digital melalui pemanfaatan digital signal radio.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Kominfo RI,  Johnny G. Plate  saat melantik Lima anggota Dewan Pengawas (Dewas) LPP RRI periode 2021-2026 yang dikuti secara virtual seluruh stasiun RRI di Indonesia, Jumat (15/10/2021). Kelima anggota Dewas yang dilantik, masing-masing Anwar Mujahid Adhy Trisnanto (unsur masyarakat),  Ederiman Butar Butar (unsur pemerintah), M Rini Purwandari (unsur masyarakat), Mohamad Kusnaeni (unsur masyarakat), dan Mohammad Rohanudin (unsur RRI).

Johnny mengatakan, kemajuan teknologi dan semakin pesatnya penggunaan ruang-ruang digital perlu dimanfaatkan secara strategis agar RRI dapat menjangkau masyarakat dan juga semakin digital. Oleh karenanya RRI harus juga terus meningkatkan kapabilitas  organisasi, sehingga sebagai pembina kepegawaian RRI, Menkominfo menekankan bahwa tata Kelola perlu teguh pada prinsip managemen by obyketif. Berorientasi pada pada output pemberitaan yang berkualitas dan kinerja managemen yang efisien dan produktif dan untuk mendapatkan kinerja yang maksimal maka mekanisme reward dan punishment perlu terus diterapkan.//

 “Saya percaya, baik Dewas, Direksi maupun seluruh sahabat RRI memiliki semangat dan tindakan yang sama, dimana semangat dan energi baru tersebut tidak boleh meninggalkan garis dasar dari RRI, sebagai media  komunikasi publik yang integrative bagi persatuan, kesatuan dan kemajuan nasional,”harapnya.

Menkominfo menekankan, RRI harus terus konsisten  dalam menyebarkan pesan-pesan dan menjadi garda terdepan konsensus kebangsaan NKRI. Keberadaan RRI harus bisa menjadi penguat eksistensi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan republic Indonesia (NKRI).

“Saya titipkan kepada seluruh jajaran Dewas, Direksi dan segenap insan RRI di seluruh Indonesia untuk terus merawat garda-garda terdepan Indonesia, karenanya di RRI tidak ada tempat bagi segenap ideologi lain, dan tidak ada tempatnya bagi Gerakan-gerakan yang bernuansa atau berkaitan dengan  usaha-usaha  dan tindkaan radikalisme dan terorisme,”tambahnya .

RRI terus dan tetap menjadi garda terdepan pengawal dan penerus  consensus kebangsaan NKRI.

Momen pelantikan Dewas  LPP RRI periode 2021-2026 secara virtual ini juga diikuti Kepala Stasiun LPP RRI Pontianak, Dra. Teguh Yuli Astuti, MM dan Kepsta LPP RRI Sintang Drs. Apral Miswirawan, MM dan didamping para Kabid di lingkungan LPP RRI Pontianak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00