FOKUS: #VAKSIN COVID-19

IAKMI Kalbar Minta Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid-19 Ditindak Tegas

KBRN, Pontianak : Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Kalbar Rizki Rahmat Akbar meminta sanksi tegas diberikan jika ada oknum pelaku pemalsuan dokumen, seperti sertifikat vaksin Covid-19. Menurutnya, pemalsuan sertifikat Vaksin Covid-19 akan berdampak sangat luas dan merugikan banyak pihak. 

"Kalau kita lihat beberapa waktu ini marak penggunaan sertifikat vaksin (Covid) palsu. Ini kita sayangkan. Karena tujuan dari vaksin adalah melindungi kita semua dari penyebaran Covid-19. Ketika ini dipalsukan, maka akan merugikan masyarakat secara umum karena potensi penyebaran melalui mobilitas manusia akan semakin besar," katanya, Kamis (14/10/2021). 

"Ini tindakan yang sangat merugikan masyarakat dan perlu diberi sanksi sesuai dengan peraturan," timpal Rizki.  

Rizki menyebutkan, pemalsuan sertifikat Vaksin Covid-19 bisa dicegah sepanjang pelaksanaan teknisnya sesuai dengan prosedur. Karena seseorang yang divaksin harus didata, mengisi data kemudian menerima umpan balik setelah divaksin melalui SMS atau via email. 

"Untuk sertifikat sebenarnya bisa diakses melalui aplikasi peduli lindungi. Kemudian masyarakat akan mendapat umpan balik. Ini sebenarnya bisa diprint sendiri, tidak perlu ke percetakan segala macam, karena justru mengkhawatirkan data pribadi kita bocor," ujarnya. 

Selain itu, IAKMI Provinsi Kalbar juga terus mengimbau masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi. Apalagi saat ini, ada kencenderungan terjadinya penurunan kasus konfirmasi Covid-19. 

"Tidak perlu takut vaksin, karena pemerintah sudah menyediakan sentra vaksin dan kegiatan serbuan vaksin. Dan untuk di Kalimantan Barat sendiri Alhamdulillah, stok vaksin memadai," ungkapnya.

"Meskipun menurun, protokol kesehatan tetap digencarkan, capaian vaksin dan partisipasi masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi dioptimalkan sehingga herd immunity bisa tercapai," tutup Rizki. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00