Pantau Kondisi Kota Pontianak, Edi Kamtono Jalan Kaki Dari Rumah Menuju Kantor

KBRN, Pontianak : Hampir setiap Jumat pagi, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk berolahraga. Tanpa menggunakan sepeda, kali ini Edi berjalan kaki dari kediaman dinasnya Jalan Abdurrahman Saleh (BLKI) mulai pukul 05.40 WIB menuju ke Kantor Wali Kota. Rute yang ditempuh mulai dari kediaman dinas, Jalan Ahmad Yani, Teuku Umar, HOS Cokroaminoto, Jenderal Urip, Jenderal Sudirman dan berakhir di Kantor Wali Kota Jalan Rahadi Usman pukul 06.50 WIB. Menyusuri trotoar, sesekali ia melihat tanaman bunga yang ada di sepanjang trotoar. Petugas kebersihan yang tengah menyapu jalan disapa olehnya  Dirinya juga sempat mampir melihat-lihat kondisi Taman Digulis dan Taman Catur. Saluran air juga tak luput dari pantauannya. 

Edi menuturkan, aktivitas berjalan kaki dan lari-lari kecil ini dilakukannya dalam rangka Hari Olahraga Nasional sekaligus sebagai bentuk dukungan kepada atlet-atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan berlaga di Papua. 

"Semoga atlet-atlet kita yang akan bertanding pada PON XX di Papua bisa meraih prestasi yang diharapkan," ujarnya, Jumat (17/9).

Jarak yang ditempuhnya sekitar 8,9 kilometer. Meskipun jarak yang ditempuh lumayan jauh, namun dia tidak merasakan kelelahan karena jalan kaki yang dilakukannya menyesuaikan dengan kemampuan fisiknya. 

"Jika fisik kita fit, kita mungkin bisa berlari lebih kencang dan jika santai jalan kaki saja," katanya.

Sambil berjalan kaki, Edi juga melihat situasi jalan yang dilaluinya seperti trotoar, pohon-pohon, kebersihan kota dan aktivitas masyarakat. 

"Ada hal-hal yang saya temukan misalnya kerusakan di trotoar, ada pohon yang harus kita tata ulang dan harus dibersihkan serta banyak lagi," ungkapnya.

Tak puas berjalan kaki dari kediaman dinas menuju kantor, ia lanjut berjalan kaki menyusuri waterfront dari Jalan Bardanadi hingga ke Pasar Tengah untuk melihat progres pembangunan waterfront. 

"Sambil mencari ide dan ilustrasi penataan di Pasar Tengah," imbuhnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00