Tingkat Konsumsi Ikan di Sanggau Masih Rendah

KBRN, Pontianak : Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Sanggau, Arita Apolina menerangkan sejauh ini konsumsi ikan masyarakat di Sanggau masih rendah. Hal ini perlu mendapat perhatian dari segenap pengurus yang bertanggung jawab terhadap konsumsi ikan di masyarakat.

“Konsumsi ikan di Kabupaten Sanggau memang masih rendah. Artinya belum banyak berubah. Kedepan, mesti ada teknik dan inovasi sehingga peningkatan konsumsi ikan semakin hari semakin lebih baik,” ungkapnya, Sabtu (24/7/2021).

Menurutnya, mengkonsumsi ikan menjadi sesuatu yang wajib dan biasa dinikmati melalui kuliner. Ke depan, direncanakan dia, ada banyak inovasi dan butuh banyak ide serta gagasan untuk mengolah ikan secara modern. Harapan dia, agar generasi milenial tidak alergi mengkonsumsi ikan.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perikanan Kabupaten Sanggau, Kubin menyebut ikan adalah bagian tak terpisahkan dari pangan. Di era pandemi, menurut dia, ikan bisa saja menjadi salah satu makanan favorit masyarakat.

Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang konsisten terus menerus dalam rangka mendukung kegiatan ketahanan pangan, mendukung kegiatan Forikan yang nanti diimplementasikan dan diteruskan di tingkat kecamatan,” ujarnya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi menuturkan Kabupaten Sanggau yang berada di tengah, secara geografis Kalimantan Barat, merupakan daerah yang cukup potensial akan sumber daya ikan. Apalagi, lanjut dia, tren kebutuhan akan komoditi perikanan meningkat secara signifikan dalam beberapa waktu belakangan.

“Ini kan karena isu nasional maupun internasional akan makanan sehat berprotein tinggi yang mengandung Omega 3 dan Omega 6 serta asam lemak tak jenuh yang baik bagi kesehatan manusia,” jelasnya.

Dengan besarnya permintaan sumber daya ikan, diharapkan dia sejalan dengan potensi peningkatan produksi ikan, baik di sungai maupun budidaya kolam, keramba atau lainnya.

“Secara umum konsumsi ikan nasional menunjukkan kecenderungan yang meningkat setiap tahunnya. Namun peningkatan konsumsi ikan itu belum merata di seluruh wilayah. Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Sanggau baru mencapai 38 kilogram perkapita pertahun pada tahun 2020, sedangkan tingkat konsumsi ikan nasional mencapai 56,39 kilogram perkapita pertahun,". katanya.

Kendati demikian, upaya untuk meningkatkan konsumsi ikan ini telah dilaksanakan secara intensif oleh pemerintah melalui berbagai cara, diantaranya melalui pemberian bantuan sarana pemasaran, peningkatan mutu produk olahan melalui kegiatan pembinaan.

"Saat ini kami juga gencar melakukan upaya memasyarakatkan makan ikan, yang dilaksanakan dengan cara mensosialisasikan kegiatan promosi makan ikan melalui gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan)," pungkasnya. (Rilis)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00