Pembangunan Masjid Nur Al Fatimah Komplek Parma Garden Yolzida 5 Pontianak Dimulai

KBRN, Pontianak :  Rencana pembangunan Masjid Nur Al- fatimah yang berlokasi di Jalan Haji Kadir Komplek Parma Gardern -Yolzida 5, Kelurahan Parit Mayor, Pontianak Timur telah dimulai.

Warga setempat mulai melakukan gotong royong sejak Minggu (20/06/2021), dengan membersihkan lahan serta melakukan pengukuran untuk memastikan luas area tanah yang di hibahkan oleh Ahmad Sarwani Selaku Deplover perumahan Yolzida 5 dengan lebar 18 meter  dan panjang 24 meter untuk dijadikan Masjid tersebut.

Ketua pembangunan Masjid Nur Al- Fatimah Komplek Parma Garden Yolzida 5, Dedi mengatakan tujuan dibangunnya masjid nurul Al Fatimah tersebut untuk  menghadirkan sarana/fasilitas bagi masyarkat atau sebagai tempat ibadah,selain itu guna mendekatkan diri kepada Allah Swt ,dan masjid dijadikan pusat kegiatan dakwah.

"Masjid tidak dapat dipisahkan dari umat Islam, karena masjid merupakan lambang serta benteng umat Islam dalam mempertahankan akidah, syari' ah dan akhlak kaum Muslim serta keberadaannya memiliki arti yang cukup besar bagi kaum muslimin dalam mengekpresikan segala kegiatannya baik yang  menyangkut masalah ibadah” ujar Dedi.

Dedi menambahkan Rasulullah Saw telah mencontohkan ketika hijrah dari Makkah ke Madinah maka hal pertama yang dilakukan adalah membangun masjid.

Masjid yang akan dibangun dalam hal ini fungsinya nanti akan mencotoh Rasulullah ketika itu  Rasullullah menjadikan Masjid tidak saja sebagai tempat ibadah seperti Sholat, tadarus namun lebih dari itu, Rasulullah memusatkan segala kegiatannya di masjid seperti masalah- masalah yang  menyangkut banyak hal termasuk ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan pengajaran dan lain - lain sehingga eksistensi masjid tetap  terjaga dan Masjid makmur dengan program dan kegiatan - kegiatannya.

Saat ini panitia pembangunan mulai mengurus surat perijinan dan hal hal lainnya, agar rencana pembangunan masjid Nur Al -Fatimah dapat berjalan lancar.sesuai yang diharapkan. (Ari)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00