Bekal Kembali Kemasyarakat, Warga Binaan Lapas Perempuan Pontianak Latihan Menjahit

KBRN-Pontianak ; Lapas Perempuan Kelas 2 A Pontianak menggandeng lembaga kursus menjahit untuk memberikan pelatihan menjahit kepada para warga binaan. Keterampilan ini, sebagai bekal keterampilan warga binaan, setelah kembali ke masyarakat, sehingga mereka tidak kembali kedunia yang menyeret mereka ke Lapas kembali.

Sedikitnya ada 20 Warga Binaan dari Lapas Perempuan yang mendapatkan pelatihan menjahit, sejak sepekan terakhir ini.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Pontianak Astuti Setiawati, menerangkan, pelatihan keterampilan menjahit ini akan dilakukan selama 48 hari dan mereka yang ikut yang telah lolos seleksi.

“Selama 48 hari  kegitan ini dibagi dalam 4 sesi, yang diberikan yaitu teori dan praktek, oleh lembaga kursus menjahit,” ujarnya, Senin, (21 Juni 2021).

Mereka yang ikut telah lolos seleksi, lanjut Astuti, dengan mengisi kusioner untuk WBP dengan mengisi data minat dan bakat, dilanjutkan dengan proses seleksi secara langsung.

“Materi yang diberikan kepada para warg binaan diantaranya pembuatan bad cover, spray, gorden dan bordir”, terangnya.

Dipilihnya materi tersebut, karena banyak diminti oleh berbagai kalangan masyarakat dan pemasarannya akan lebih mudah.

“Tahun ini pelatihan menjahit yang diberikan karna prospeknya baik, dan akan memberikan nilai tambah bagj SDM WBP, untuk bekal meraka nanti.

Nantinya, setiap warga binaan yang telah mahir menjahit dan mampu memproduksi berbagai produk dari menjahit akan diberikan gaji seusai produk yang mereka hasilkan.

Ketika selesai menjalani masa hukuman, seluruh gaji tersebut akan diberikan, yang diharap dapat menjadi modal usaha bagi para warga binaan.

Sementara itu, Ventianti (33) satu diantraa warga binaan Lapas Perempuan Kelas 2 Pontianak, menyampaikan, walaupun baru beberapa hari mengikuti pelatihan menjahit ia sudah dapat menguasai beberapa teknik dalam menjahit.

"Sekarang sudah bisa buat pola, jahit, mermak, buat seprai, yang sebelumnya sama sekali tidak bisa dilakukannya dan pelatihan ini memberinya manfaat yang besar baginya.”, tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00