FOKUS: #PPKM MIKRO

Protes PPKM, Pemilik Warkop di Ketapang akan Sampaikan Aspirasi ke DPRD

KBRN, Pontianak : Pemilik warung kopi (Warkop) di Kabupaten Ketapang memprotes kebijakan PPKM Mikro di daerah itu. Mereka keberatan karena tempat usahanya harus tutup lebih awal yaitu pukul 21.00 WIB. 

Sejumlah perwakilan pemilik warkop mencoba mendatangi wakil mereka di DPRD Kabupaten Ketapang. Namun upaya untuk menyampaikan aspirasi tidak menemui titik terang. Akhirnya, mereka pun mengalihkan penyampaian aspirasi ke Kantor Sat Pol PP Kabupaten Ketapang. 

"Warkop inikan marketnya beda. Seperti kami buka jam 6 sore sampai malam. Karena perbatasan seperti ini, tentunya ada pengurangan dari pendapatan," kata Oni Arfandi satu diantara pemilik warkop di Kantor Sat Pol PP Kabupaten Ketapang, Kamis (17/6/2021).

Oni mengaku, meski ada penurunan omset, namun gaji karyawan tetap dibayar sesuai ketentuan. Hal ini yang lantas memberatkan dirinya serta pemilik warkop lain.  

"Ya kita tetap operasional seperti biasa. Gaji pegawai pasti, enggak mungkin kita bayar setengah," lanjutnya. 

Karena belum menemukan solusi, Oni dan pemilik warkop lainnya bertekad untuk tetap mengadakan aspirasi mereka ke DPRD. Rencananya, mereka akan kembali datang ke gedung dewan, Senin awal pekan nanti. 

Laporan Kontributor RRI, M. Naufal. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00