Lantik Yunisa Satono Jadi Ketua, Pkk Kabupaten Sambas Harus Bergerak

KBRN, Pontianak: Ketua TP PKK Propinsi Kalimantan Barat Lismaryani Sutarmidji usai melantik Yunisa Satono sebagai Ketua PKK, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sekaligus Bunda PAUD Periode 2021-2026 berharap, PKK Kabupaten Sambas segera bergerak terutama membenahi masalah anggaran yang baru berjalan 6 bulan.

Selain itu dikatakan Lismaryani Sutarmidji, pembenahan lain yang mesti dilakukan adalah bagaimana menyediakan seragam atau pakaian PKK dan Dekranasda sebagai ciri khas. Disamping itu, Dekranasda setempat harus berupaya maksimal bagaimana meningkatkan para pelaku UMKM di kabupaten itu, serta pembentukan Pokja Bunda PAUD.

“Pasca dilantik ini, PKK Sambas harus bergerak, terutama anggaran baik PKK, Dekranasda maupun Bunda PAUD. Dimana, saat ini baru 6 bulan. Selain itu, selaku ketua harus bisa memajukan PKK, dekranasda, harus punya baju sebagai ciri khas, supaya UKM disana bisa maju,” ujarnya Senin (14/06/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Lismaryani Sutarmidji juga menambahkan beberapa hal terutama peran PKK dalam membantu program pemerintah, dimana dikaitkan dengan penanganan Covid 19 di Kabupaten Sambas. Pihaknya berharap, PKK Kabupaten Sambas yang di nakhodai oleh Yunisa Satono dapat memberikan contoh dan mensosialisasikan Program Vaksinasi Covid 19 terlebih kepada kalangan lansia dan disabilitas.

“Saya sudah sampaikan kepada pak bupati juga, jika vaksinasi itu penting dan harus ditingkatkan terutama PCRnya. Kalau pakai Antigen itu kurang akurat, bisa bilang negative, tapi PCR nya bisa positif. Nah, itu bisa digerakkan dari ibu-ibu PKK, harus beri contoh turun ke bawah, pengurusnya harus di vaksin,” tuntasnya..

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00