FOKUS: #PPKM MIKRO

Satono-Fahrur Rofi Resmi Pimpin Sambas, HMI Ingatkan Janji Kampanye

KBRN, Pontianak : HMI Cabang Sambas meminta Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang dilantik hari ini, Senin (14/6) di Kantor Gubernur Kalbar segera berbenah dan mewujudkan janji kampanye. Sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah Bupati dan Wakil Bupati sebelumnya, harus dituntaskan. 

"Visi misi yang dijanjikan yaitu 'Sambas Berkemajuan', tidaklah hanya dijadikan jargon belaka ketika kampanye. Tetapi harus segera dijalankan dan dituangkan dalam bentuk program kerja yang jelas dan terukur," kata Ketua HMI Cabang Sambas, Pahmi Ardi, Senin (14/6/2021). 

"Ukuran dari pembangunan itu, bisa dilihat dari indeks pembangunan manusia (IPM) dan kesejahteraan masyarakatnya," timpal Pahmi. 

Untuk mewujudkan Sambas Berkemajuan (Beriman, Kemandirian, Maju dan Berkelanjutan) tidaklah mudah. HMI menilai, Pandemi Covid-19 saat ini menjadi tantangan bagi Bupati dan Wakil Bupati Sambas, Satono dan Fahrur Rofi untuk menjalankan program kerjanya. 

"Saya melihat justru dengan kondisi pandemi ini, ada beberapa prioritas yang harus diselesaikan pemerintahan daerah. Pertama tentu masalah kemiskinan dan penganggaran. Ini tentu akan mengalami peningkatan sehingga harus dijadikan atensi khusus. Misalnya dengan program kreatif dan inovatif untuk menstimulus  perekonomian, sehingga bisa mengentaskan kemiskinan dan penganggaran dengan perlahan," jelas Pahmi. 

"Potensi yang ada di 19 kecamatan dan 1930 desa tentu bisa dikembangkan agar dapat menuntaskan persoalan perekonomian masyarakat," tambahnya.  

Selain itu, pemerataan pembangunan di Kabupaten Sambas tidak luput dari aspirasi yang disuarakan HMI. Persoalan ini kata Pahmi Ardi tentu akan menjadi masukan berarti karena masyarakat akan mudah menilai kerja pemimpinya dari apa yang mereka lihat dan rasakan. 

"Pandemi Covid-19 tentu akan berdampak pada kondisi APBD. Karena itulah, agar ada pemerataan pembangunan, maka bupati dan wakil bupati harus bisa meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD. Tentunya dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada," tuturnya. 

Hak lain juga yang menjadi sorotan HMI Cabang Sambas adalah optimalisasi sumber daya manusia atau SDM. Pahmi menjelaskan, jika kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia harus memiliki SDM yang siap bersaing. Karena ke depannya, daerah ini akan menjadi pusat perdagangan dan wisata internasional. 

"Tentunya peningkatan SDM khususnya dalam hal pendidikan menjadi yang utama dan harus disiapkan pemerintah Kabupaten Sambas, karena mau tidak mau kita harus sudah siap untuk berkompetisi dengan masyarakat dari negara tetangga kita misalnya Malaysia. Hal itu bisa dilakukan dengan pelatihan dan beasiswa. Jagan sampai nanti masyarakat Sambas hanya menjadi penonton, buruh kadar dan tidak bisa mengambil manfaat dari kemajuan pembangunan yang ada," ungkapnya. 

Atas nama HMI Cabang Sambas, Pahmi Ardi juga memberikan apresiasi kepada bupati dan wakil bupati sebelumnya dan menyatakan siap mengawal pemerintahan Satono-Fahrur Rofi tiga tahun kedepan. 

"Kami ucapkan terimakasih untuk pengabdian lima tahun pak Atbah dan ibu Hairiah dan selamat bekerja untuk pak Satono dan pak Fahrur Rofi," tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00