FOKUS: #PPKM MIKRO

Polres Kapuas Hulu Fokuskan Pengetatan Larangan Mudik di Silat Hilir

KBRN, Pontianak : Jajaran Polres Kapuas Hulu memastikan kebijakan larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah dilaksanakan tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Untuk memaksimalkan pengetatan jalur darat khususnya, kepolisian di daerah ini juga melibatkan semua stakeholder. Hal; ini dilakukan untuk mengantisipasi jumlah personil yang terbatas dengan daerah yang sangat luas.

“Kapuas Hulu ini luasnya kurang lebih 30 ribu lebih kilo meter persegi. Namun jumlah penduduknya hanya sekitar dua ratusan ribu orang. Jadi, kita lakukan kegiatan dengan selektif prioritas dan mengajak seluruh stakeholder dalam bingkai harmonisasi dan sinergis, untuk melakukan kegiatan kemanusiaan,” kata Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wedy Mahadi, Kamis (06/05/2021).

“Contoh itu yang di perbatasan Sintang dan Kapuas Hulu di Silat Hilir. Di sini kita kerjasama dengan instansi terkait. Ada TNI, pemda dan masyarakat. Kita laksanakan Operasi Ketupat Kapuas 2021,” sambungnya.

Wedy menambahkan, untuk memaksimalkan pengawasan larangan mudik, sudah dibentuk satu pos pengamanan di Kota Putussibau dan dua pos pelayanan, di Kecamatan Badau perbatasan antar negara dan Kecamatan SIlat Hilir.

Khusus untuk pengamanan di perbatasan antar negara di Kecamatan Badau, sejauh ini masih belum ada peningkatan. Karena jumlah pekerja migran yang pulang kampung dari Malaysia melalui Badau, jumlahnya sedikit.

“Bulan lalu ada sekitar 30 an orang. Untuk bulan ini, baru satu orang saja. Tentu kami lakukan sesuai prosedur masuk antar negara. Tim satgas sudah ada untuk mengkarantina selama lima hari, baru orang tersebut boleh masuk. Dengan catatan, hasil tesnya negatif covid,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00