FOKUS: #WASPADA KARHUTLA

Lasarus Sudah Bosan Bicara Pemekaran Provinsi Kapuas Raya

KBRN, Pontianak : Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengaku bosan berbicara tentang pemekaran Provinsi Kapuas Raya. Lambannya proses pemekaran adalah satu diantara sebab, mengapa politisi PDI Perjuangan Kalbar itu ingin segera ada aksi nyata memekarkan Provinsi Kalbar dengan melahirkan Provinsi Kapuas Raya. 

"Saya sebetulnya sudah tidak terlalu terlalu bernafsu lagi bicara soal (pemekaran) ini. Masalah ini sudah sangat lama, menurut saya pemekaran ini sudah terjadi dari dulu bukan baru di bicarakan sekarang," kata Lasarus saat menghadiri FGD Nasional secara virtual  tentang Nasib Pemekaran Provinsi Kapuas Raya Senin (01/03/2021). 

"Saya tahu betul kondisi infrastruktur di Kalimantan Barat ini, sekarang yang diperlukan adalah bukan data-data. Saya yakin kita semua sepakat provinsi ini sudah sangat layak untuk dimekarkan. Sekarang yang diperlukan adalah keputusan politik kita bersama, kemauan politik kita bersama pemerintah sudah membuka pemekaran provinsi di Papua," tambahnya. 

Lasarus juga menegaskan jika semua syarat yang dibutuhkan untuk pemekaran Provinsi Kapuas Raya sudah ada dan terpenuhi. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk menunda realisasi pemekarannya. 

"Kalimantan Barat provinsi terluas ketiga di Indonesia setelah Papua dan Kalimantan Tengah. Dari segi jumlah penduduk memenuhi syarat, luas wilayah memenuhi syarat, potensi ekonomi memenuhi syarat dan komitmen Pemerintah daerah pun sudah siap pemekaran daerah ini. Pertanyaan kita, apa masalahnya persoalan ini sebetulnya mau atau tidak," tegasnya. 

Meski demikian, Lasarus juga tidak ingin ada gerakan untuk memaksa pemekaran Provinsi Kapuas Raya. 

"Saya tidak sepakat kalau harus kita bikin gerakan dulu seperti di Papua, saya tidak sepakat. Sebetulnya, kita tidak perlu sampai bicara seperti itu. Kita melihat realita inikan persoalan mudah, dan kita bikin seperti sangat rumit, lalu menjadi rumit menjadi ramai," tutupnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00