FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Ini Pesan Penting HMI Cabang Sambas untuk Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

KBRN, Pontianak : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Sambas menitipkan sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bupati dan wakil bupati hasil Pilkada 2020. Pemetaan anggaran daerah menjadi satu diantara fokus Satono dan Fahrur Rofi usai ditetapkan KPU sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih.  

"Dengan diturunkannya APBD Kabupaten Sambas sekitar 80 miliar, maka penting untuk bupati dan wakil bupati terpilih ini untuk memetakan konsep pembangunan dengan porsi anggaran yang sudah ada. Jadi sebelum mereka dilantik, sudah ada teknis anggaran prioritas yang akan dibangun kedepan," kata Ketua HMI Cabang Sambas Pahmi Ardi, Sabtu (23/01/2021).  

Selain itu, HMI juga meminta agar selama menunggu proses pelantikan, bupati dan wakil bupati terpilih bisa melakukan rekonsiliasi dengan elit politik yang sempat berbeda pandangan dan pilihan politik saat pilkdda. 

"Saya melihat calon yang terpilih harus merekatkan, menyatukan dan mendatangi tokoh masyarakat yang sempat terkotak-kotak serta berusaha membangun visi pemersatu yang kemudian menjadi milik bersama. Saya rasa ini yang harus dilakukan pak Satono dan pak Rofi," 

"Karena saya khawatir mungkin setelah pilkada itu akan juga terjadi pengkotak-kotakan. Ketika itu terjadi, maka program kerja bupati dan wakilnya tidak berjalan maksimal," ujarnya. 

Selanjutnya, HMI Cabang Kabupaten Sambas kata Pahmi memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan pengawas pemilu di daerah tersebut. Yang dinilai mampu menunaikan tugas dengan baik selama tahapan pilkada berlangsung. Meskipun memang ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan khususnya di Minggu tenang. 

"Kita ucapkan terimakasih dan apresiasi kerja KPU serta Bawaslu di Kabupaten Sambas. Semua sudah berjalan dengan baik dan lancar sesuai aturan yang berlaku," ungkapnya. 

"Ada peningkatan partisipasi pemilih dari tahun 2015 ke tahun 2020 yang cukup signifikan, 66 persen meski memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya dugaan money politic dan black campaign," timpal Pahmi Ardi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00