Ketua DPRD, Fransiskus Berharap Pemerintah Pusat Segera Resmikan PLBN Jagoi Babang

KBRN, Pontianak : Kalangan Dewan Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat berharap dengan semangat HUT RI ke-77,  Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang sebagai pintu masuk dan keluar antara Indonesia-Malaysia segera rampung dan diresmikan pada Oktober mendatang. 

Hal tersebut disampaikan Fransiskus usai mengikuti Apel Peringatan HUT RI ke 77 di Kantor Bupati Satu Atap, Rabu (17/8/2022).

Fransiskus meminta kepada Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang untuk segera merealisasikan peresmian PLBN Jagoi Babang. 

Seperti diketahui, PLBN Jagoi Babang yang sebelumnya direncanakan rampung bulan Juli ini, mesti diundur sampai bulan Oktober mendatang.

"Kita harap lewat semangat HUT RI ke-77 tahun ini, PLBN Jagoi Babang segera rampung," ucapnya.

Dengan rampungnya PLBN Jagoi Babang dan akan di operasionalkan tentu sangat membantu perekonomian masyarakat perbatasan, dan mengurangi praktik-praktik terhadap keluar masuk barang ilegal atau haram lewat perbatasan.

"Kita tak menutup mata akan banyaknya praktek ilegal lewat jalur tikus perbatasan Jagoi Babang. Terutama potensi penyelundupan barang ilegal, seperti narkotika dan sebagainya. Seperti kita tahu, hampir semua jalur tikus yang ada di perbatasan kita terus dijaga ketat oleh TNI maupun Polri," ucapnya.

Meskipun dijaga ketat kata Fran, petugas tetap mengalami kecolongan oleh oknum-oknum lewat jalur yang sulit di deteksi. 

"Akan tetapi dalam situasi seperti itu pun masuk kerap kita dengar dan lihat aparat TNI Polri, bahkan BNN yang kecolongan menangkap beberapa oknum tak bertanggungjawab yang kedapatan membawa barang ilegal dan sejenisnya, termasuk narkotika," timpalnya.

Maka dari itu, Fran meminta kepada Pemerintah Pusat melalui Pemda agar PLBN Jagoi Babang segera diselesaikan dan diresmikan. Karena menurutnya, apabila PLBN kedepan sudah resmi dibuka, otomatis pintu masuk melalui jalur tikus akan semakin diperketat dan dipertebal penjagaannya.

"Harapan kita, paling tidak langkah ini bisa mengurangi peredaran barang ilegal seperti narkoba lewat jalur perbatasan yang ada di kabupaten Bengkayang. Malah kalau bisa tidak ada lagi akses bagi barang haram itu untuk masuk ke wilayah kita," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar