Tanggapan Atas Makalah Syarief Abdullah Alkadrie Tentang Kesiapan Jaringan Infrastruktur Pasca Pemindahan IKN Ke Kaltim [5]

C. Terbangunnya Jalan Dalam Kondisi Mantap

Ketika mengakhiri pemerintahan Drs. Cornelis, MH dan Cristiandy Sanjaya, SE; tahun 2017 seperti dilaporkan dalam LKPJ Gubernur bahwa kondisi jalan mantap di Kalbar mencapai 83.54% dari total jalan provinsi sepanjang 1.534,75 kilometer. Kemudian, Gubernur Sutarmidji meminta dilakukan verifikasi data melalui pembaharuan kondisi yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2018. Hasil pembaharuan menemukan bahwa kondisi jalan provinsi dalam kondisi mantap adalah 762,98 kilometer atau 49,71 persen. Kondisi jalan sepanjang 1.534,75 kilometer dilakukan kembali perhitungan dan evaluasi, bahwa angka 83,54% dianggap belum tepat sehingga data yang dipakai adalah hasil verifikasi angka 49,71 persen di awal RPJMD pada tahun 2018. Sumber: WB, 2011 0 20 40 60 80 Indonesia Vietnam Philipina India Rusia Brazil China Malaysia Thailand 19.6 21.9 26.5 35.2 48.2 55.6 63.8 66.7 77.7 Gambar 1 Prosentase Jangkauan Layanan Perbankan kepada Masyarakat Bankable di Beberapa Negara Page | 7 Sementara jembatan yang dikelola pada tahun 2018 sebanyak 906 unit dengan total Panjang jembatan 11.392,74 Meter (RPJMD Perubahan 2018- 2023)5.

Sementara di media massa; terutama di halaman facebook selalu warga melaporkan kondisi jalan mereka yang berlubang, lumpur dan kondisinya sangat memprihatinkan. Beberapa kondisi ini, penulis capture dari laporan masyarakat terkait kondisi jalan mereka. Sebetulnya, masyaralat tidak terlalu faham, status jalan. Yang mereka faham adalah terbangunnya jalan yang dapat mereka gunakan dengan nyaman. Soal status jalan negara, jalan provinsi dan jalan kabupaten; menjadi urusan koordinasi diantara level pemerintahan (Lihat Gambar 2). 5 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan. Bappeda Kalbar. 2020

Kita berharap, dengan penetapan Penajam sebagai Ibukota Negara Nusantara, setidaknya memberi dampak pada pembangunan infrastruktur transportasi di Pulau Kalimantan. Kondisi antara jalan Indonesia dengan Jalan Negara Tetangga saat ini memang masih jauh berbeda; tetapi saya yakin, pembangunan insfrastruktur jalan di Pulau Kalimantan Indonesia akan massive dan tuntas; sehingga tahun 2045 kondisinya akan seperti infrastrukyur di Pulau Jawa, Sulawesi dan Sumatera. Semoga kita sehat dan ikut menyaksikan kondisi jalan kita tidak lagi seperti gambar-gambar di atas.

5 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Perubahan. Bappeda Kalbar. 2020

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar