Tahun Ini Jalan Siduk-Teluk Batang Dikerjakan

KBRN, Pontianak: Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji menanggapi santai insiden cegat-mencegat rombongan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar Lazarus saat melintas di Jalan Siduk-Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Gubernur menjelaskan, pada tahun 2018 silam saat dirinya belum menjabat sebagai Gubernur, Jalan Siduk-Teluk Batang termasuk Jalan Rasau Jaya diusulkan menjadi jalan nasional sehingga membuat penanganannya menjadi terbengkalai.

Namun terlepas dari hal tersebut, Sutarmidji memastikan Pemerintah Provinsi Kalbar akan menangani jalan tersebut sampai tuntas.

Bahkan pada tahun anggaran 2022 ini, ruas jalan tersebut sudah dianggarkan dan akan segera dikerjakan dalam waktu dekat.

“Tahun ini Jalan Siduk-Sukadana sudah kita anggarkan. Pagunya Rp15,700 miliar, dengan hasil lelang Rp13,895 miliar. Kemudian Sukadana-Teluk Batang itu dianggarkan sebesar Rp4,65 miliar,” kata Sutarmidji melalui laman Fanspage FB Bang Miji, Sabtu (14/05/2022).

Sutarmidji menegaskan, jalan tersebut pada masa Gubernur Cornelis memang pernah diusulkan sebagai Jalan Nasional. Apabila, ditangani oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dikhawatirkan akan menjadi temuan. Oleh karena itu, pengerjaan jalan tersebut ditunda.

Meski telah diusulkan sejak lama, namun sampai hari ini, jalan tersebut tak kunjung disahkan menjadi jalan nasional. Padahal kata Sutarmidji, Kalbar memiliki 3 orang wakil rakyat di Komisi V DPR RI, namun tak juga bisa memperjuangkan usulan itu.

“Makanya surat pengusulan menjadi jalan nasional itu saya cabut, sehingga tetap jadi jalan provinsi. Saya sudah putuskan, jalan itu kita cabut usulannya menjadi jalan nasional, toh ada anggota DPR kita di sana pun tidak bisa memperjuangkan. Ya sudah jadi jalan provinsi saja, kalau kita biayai pun kita tidak salah,” kata Sutarmidji.

Sutarmidji menjelaskan, pencabutan usulan jalan tersebut menjadi jalan nasional telah dilakukan beberapa waktu lalu sebelum dianggarkan.

“Mau dikerjakan, Polantas minta seminggu sebelum hari Idul fitri dan seminggu setelahnya jangan ada masalah di lapangan. Kontraknya sudah. Maka jalan itu selesai,” kata Sutarmidji.

Bahkan ruas jalan Teluk Batang, sampai ke Sukadana, kemudian ruas jalan Sukadana-Siduk akan dianggarkan 3 kali lipat dari yang dianggarkan pada tahun ini.

“Karena saya tak berharap jalan itu jadi jalan pusat, gak usah. Kita ambil alih lewat APBD provinsi. Jadi kalau sekarang orang-orang itu berkomentar, itu baru bangun tidok tuh,” kata Sutarmidji.

Dalam kesempatan itu Sutarmidji juga menyebutkan bahwa ruas Jalan Rasau Jaya juga sudah dianggarkan pada tahun ini sebesar Rp 30 miliar. Jalan tersebut dipastikan Sutarmidji akan dituntaskan sampai ke dermaga.

“Itu APBD bukan dana pusat,” pungkas Sutarmidji.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar