Nahkodai DPD LSKM Kubu Raya, Ali Ashari Siap Bersinergi dan Dukung Kebijakan Pemerintah Daerah

KBRN, Kubu Raya : Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah Laskar Satuan Keluarga Madura (DPD LSKM) Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) priode 2020-2024 yang dinahkodai Ali Ashari resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua DPD LSKM Provinsi Kalimantan Barat Guntur Perdana, SH di aula kantor Bupati Kubu Raya, Minggu (8/11/2020) malam. Pengukuhan kepengurusan DPD LSKM Kubu Raya ini berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP LSKM) nomor 04/KPTS/CTP-LSKM/11/2020 tentang pengurus DPD LSKM Kabupaten Kubu Raya 2020-2024.  

Pengukuhan yang dimulai pukul 20.00 wiba itu disaksikan langsung oleh Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH, Anggota DPR RI Syarif Abdullah Alkadri, SH. MH, Sekretaris Daerah Yusran Anizam, S.Sos. M.Si, Ketua TP PKK Rosalina Muda Mahendrawan, Ketua DWP Diah Indah Setiyasari, Forkopimda, Pimpinan Pondok Pesantren, Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya Junaidi, Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kubu Raya Umar Badi, SE dan seluruh perwakilan etnis yang ada di Kabupaten termuda di Kalbar ini serta ratusan kader LSKM Kubu Raya.

Kegiatan yang mengusung tema Kontibusi Strategis LSKM Kubu Raya Dalam Membangun Sumber Daya Manusia di Era Pandemi ini dimeriahkan penampilan budaya etnis madura satu diantaranya tarian 5 etnis dari Ikatan Lanceng Praben Kabupaten Kubu Raya dan pemberian pakaian Sakera dari Ketua DPD LSKM Kubu Raya Ali Ashari ke Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

Ketua DPD LSKM Provinsi Kalimantan Barat Guntur Perdana mengatakan, terbentuknya Laskar Madura di Kabupaten Kubu Raya ingin menjadikan wadah ini sebagai alat pemersatu bagi pemuda Madura dan semua etnis yang ada di Kalbar khususnya di Kabupaten Kubu Raya.

“Kami harapkan kepada seluruh kader Laskar Madura yang ada di Kabupaten Kubu Raya ini untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mendukung pembangunan yang saat ini sedang berproses. Selain itu kita juga berharap Laskar Madura Kubu Raya harus mampu mencapai target yang sudah kita sepakati bersama yaitu selama 3 tahun bisa mengrekrut 5 ribu kader Laskar Madura”, kata Ketua DPD LSKM Provinsi Kalimantan Barat Guntur Perdana usai melantik kepengurusan DPD LSKM Kubu Raya di aula kantor Bupati Kubu Raya, Minggu (8/11/2020) malam.

Guntur menuturkan, untuk saat ini LSKM Provinsi dan Kabupaten sedang memfokuskan pada perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program Pendidikan Dasar (Diksar). Jadi para kader yang sudah mengikuti Diksar ini maka SDM bisa diandalkan. Dengan langkah ini pihaknya berupaya memberikan kontribusi kepada masyarakat di Kabupaten ke 12 di Kalbar itu.

“Saat ini sudah ada 2 ribu lebih kader LSKM di Kalbar dan untuk Kabupaten Kubu Raya sendiri terdapat 800 lebih kader. Makanya melalui Diksar, LSKM Kubu Raya mampu mengrekrut 5 ribu anggota dalam kurun waktu 3 tahun”, harapnya.    

Di tempat yang sama, Ketua DPD LSKM Kabupaten Kubu Raya Priode 2020-2024 Ali Ashari meminta kepada seluruh pengurus LSKM Kubu Raya yang baru dilantik ini bisa mengemban amanah dan tanggung jawab untuk mempersatukan keluarga madura yang berada tersebar di pelosok Kubu Raya dan dengan adanya LSKM ini bisa memperkuat hubungan silaturrahmi antara sesama madura dan suku-suku serta entis-etnis yang ada di Kubu Raya. Pihaknya bertekad akan mendukung dan bersinergi terhadap program pembangunan serta kebijakan yang dijalankan pemerintah daerah.

“Kami merupakan bagian dari masyarakat Kubu Raya, maka kami berusaha semampu kami mendukung setiap program dan kebijakan yang dijalankan pemrintah daerah. Untuk saat ini Laskar Madura baru berjumlah 800 lebih anggota yang tersebar di 4 Pimpinan Anak Cabang (PAC) diantaranya di Kecamatan Sungai Ambawang, Sungai Raya, Sungai Kakap dan Kecamatan Teluk Pakedai. Untuk menambah jumlah kader Laskar Madura ini kami juga akan melebarkan sayap-sayap kami dengan memanfaatkan anggota Laskar Sakera yang ada di sejumlah desa dan Kecamatan di Kubu Raya. Sehingga target 5 ribu kader bisa kami capai dalam kurun waktu tiga tahun dengan menambah 5 PAC lainnya (Kecamatan Batu Ampar, Kubu, Terentang, Rasau Jaya dan Kecamatan Kuala Mandor B) yang saat ini belum terbentuk”, ujarnya.

Ali menyampaikan, pihaknya tidak semena-mena dalam mengrekrut anggota Laskar Madura ini, karena untuk bisa masuk dalam LSKM ini, tentu para kader terlebih dahulu harus mengikuti Diksar terkait adat istiadat kemaduraan yang diberikan pemateri selama dua hari. Jika sudah resmi menjadi anggota LSKM, maka kader tersebut harus taat dan patuh terhadap AD/ART LSKM yang telah disepakati bersama.

“Pada kesempan ini, kami keluarga besar LSKM Kubu Raya mengapresiasi dan terima kasih kepada Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini, sehingga proses pelantikan LSKM Kubu Raya bisa berjalan dengan baik, aman, lancar dan meriah”. ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menilai, terbentuknya kepengurusan LSKM ini bukan sekedar gagah-gagahan dan ceremonial serta formalitas saja, namun harus memiliki kontribusi terhadap daerahnya dengan menjalankan berbagai program dan kegiatan yang jelas dan nyata terkait dengan pemberdayaan pemuda, seni, budaya, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, ekonomi kreatif, pariwisata dan sebagainya.

“Jadi organisasi ini harus kita bawa ke hal-hal yang produktif. Melalui hal inilah kita pesankan bahwa semanagat ‘Dari Kubu Raya Untuk Indonesis’ itu tertanam dan semangat ke-Indonesiaan itu juga harus menjadi sebuah spirit bersama. Apakan lagi Kubu Raya memiliki kebudayaan yang cukup tinggi, tentunya dengan adanya LSKM ini akan menambah aset kita yang bisa membuat anak-anak muda kita semakin terarah dengan program-program yang akan dijalankan LSKM ini”, kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

Bupati menjelaskan, bagi Pemkab Kubu Raya apapun organisasi etnis dari semua suku baik melayu, bugis, daya, madura, tionghua dan lain sebagainya itu merupakan modal sosial yang cukup tinggi dan kondisi inilah membuktikan Kubu Raya itu memiliki keberagaman.

“Dengan memiliki sejumlah potensi SDM dan SDA, tentu kita juga mempunyai harapan agar capaian-capaian program dalam memperkuat daerah ini akan lebih cepat, massiv, terukur dan berdampak. Misalnya dalam menurunkan jumlah anak putus sekolah, pengangguran, menurunkan jumlah stunting, meningkatkan kelayakan hidup masyarakat dan rumah tangga. Tentunya hal inilah yang harus lebih diarahkan kepada organisasi yang sifatnya memberikan kontribusi seperti itu”, harapnya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00