Pemprop Kalbar Siap Fasilitasi Warga Kalbar Berprestasi Tingkat Nasional Masuk Perguruan Tinggi

KBRN, Pontianak: Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat siap memfasilitas seluruh warga Kalimantan Barat yang memiliki prestasi di tingkat Nasional untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kalbar melalui jalur Non-Akademik. Pemerintah pun menyediakan fasilitas Beasiswa bagi yang berprestasi.

Kepada wartawan Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji usai Penandatangan Komitmen Bersama Perguruan Tinggi bagi Putra-Putri Berprestasi di Kalbar Rabu (28/10) di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar menegaskan, awalnya fasilitas ini hanya diperuntukkan bagi Hafizh atau Hafizah dan Juara Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Nasional. Namun, agar tidak menimbulkan salah penafsiran, maka pihaknya melibatkan seluruh Perguruan Tinggi yang ada di Kalbar.

“Saya ingin menampung aspirasi, karena kemarin dikiranya kita hanya peruntukkan bagi Juara Hafizh dan MTQ saja. Biar tidak menimbulkan salah tafsir, maka kita libatkan semua perguruan tinggi. Siapapun yang juara tingkat nasional perorangan ye, bukan yang klub atau kelompok tidak pandang suku dan agama, kita akan fasilitasi masuk perguruan tinggi,” ujarnya.

Sutarmidji menambahkan, ada persyaratan khusus yang akan disusun bagi mahasiswa berprestasi, apabila Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) berada antara 3,7 atau 3,8, bantuan beasiswa sebesar Rp 5 Juta per orang itu akan dilanjutkan. Sebaliknya, apabila IPK berada dibawah standar, beasiswa tersebut akan dihentikan.

“Beasiswa ini hanya berlaku untuk 2 semester. Kalau prestasinya bagus, IPKnya 3,7 atau 3,8 beasiswa tetap jalan, tapi kalau dibawah target kite, make kite tidak lagi berikan beasiswa itu. Tapi, nanti kita akan susun kriterianya,”imbuhnya.

Dimintai tanggapannya mengenai komitmen Untan untuk menerima calon mahasiswa melalui jalur non akademik, Rektor Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Garuda Wiko mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah mengakomodir penerimaan calon mahasiswa melalui jalur non-akademik atau jalur prestasi bidang apa saja. Hanya saja, pihaknya masih akan melihat seperti apa skema bantuan beasiswa yang akan diberikan oleh Pemprop Kalbar.

“Kita memang membuka kesempatan kepada semua, yang terpenting ada level prestasi yang dicatatkan. Untuk yang kita tandatangani itu, diperuntukkan bagi yang memiliki prestasi tingkat Nasional,”jelasnya.

Sementara itu Direktur Politeknik Negeri (Poltesa) Sambas Mahyus, S.Pd., S.E., M.M. menilai, upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Propinsi Kalbar merupakan salah satu penguatan Perguruan Tinggi dalam penerimaan calon mahasiswa melalui jalur non akademik. Dimana menjadi kolaborasi yang dinilai sangat baik.

“Pak gubernur kan memberikan penguatan, bahkan memberikan beasiswa, ini kan kolaborasi yang sangat baik,”ucapnya.

Lebih lanjut Mahyus mengutarakan, kedepan pihaknya berpikir bagaimana menambah kapasitas daya tampung mahasiswa, untuk menunjang percepatan peningkatan IPM di Kalbar. Karena diketahui, kapasitas Poltesa Sambas saat ini masih sangat terbatas.

“Dari pidato pak gubernur tadi, supaya kapasitasnya ditambah, supaya IPM kita  meningkat. Kita berpikir juga untuk menambah kapasitas. Mudah-mudahan komitmen yang dibuat ini sungguh-sungguh. Kami sebagai satker pusat berharap ada dialog antara Pemprop Kalbar dengan para PT, karena kalau di dukung oleh pemda, pasti lebih cepat,  kalau tidak bisa maju tapi lambat,”pungkasnya. (SS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00