Optimalkan Mutu Mata Pelajaran di Madrasah, Kemenag Kubu Raya Lantik 98 Pengurus KKG dan MGMP

KBRN, Kubu Raya : Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) Nahruji Sudiman melantik 98 pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah tingkat Kecamatan serta seminar Peningkatan Mutu Madrasah Agar Bahagia di aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (28/10/2020).

Nahruji mengatakan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelantikan pengurus KKG dan MGMP yang sudah dilakukan di beberapa Kecamatan beberapa waktu lalu di salah satu hotel di Kubu Raya. Yang mana pada hari ini dirinya hanya melantik MGMP Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di 4 Kecamatan diantaranya MGMP MA dan MTs Kecamtan Kuala Mandor B, MGMP MA Kecamatan Sungai Raya, MGMP MTs Kecamatan Kubu dan MGMP MTs Kecamatan Sungai Kakap serta MGMP MTs dan MI Kabupaten.

“Selain melantik KKG MI, kita juga melantik KKG Raudatul Atfal (RA). Untuk KKG MI kita melantik penggurus yang tersebar di tiga Kecamatan, diantaranya KKG MI Kecamatan Kubu, KKG MI Kecamatan Teluk Pakedai dan KKG MI Kecamatan Sungai Kakap serta KKG MI tingkat Kabupaten. Sedangkan untuk pengurus KKG RA diantaranya KKG RA tingkat Kabupaten, KKG RA tingkat Kecamatan Sungai Ambawang, KKG RA Kecamatan Sungai Raya dan KKG RA Kecamatan Rasau Jaya, yang mana setiap organisasi kepengurusan ini terdapat tujuh orang dari masing-masing Kecamatan”, kata Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) Nahruji Sudiman melantik 98 pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah tingkat Kecamatan di aula Kantor Bupati, Rabu (28/10/2020). 

Nahruji menjelaskan, pelantikan KKG dan MGMP di Kementian Agama ini bertujuan agar semua program itu bisa disosialisasikan dan informasi yang disampaikan bisa cepat dan tepat yang diterima pihaknya mulai dari tingkat Kecamatan sampai tingkat Kabupaten. Kepengurusan KKG dan MGMP ini nantinya bertugas untuk meningkatkan mutu dan kualitas mata pelajaran dari mutu pendidikan itu sendiri.

“Sampain saat ini terdapat 320 Madrasah yang kami naungi mulai dari RA, MI, MTs dan MA, yang mana dari jumlah tersebut baru terdapat empat Mandrasah yang berstatus negeri dan selebihnya merupakan swasta”, ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menilai, Pondok Pesantren dan Madrasah itu berbasiskan fondasi keagamaan. Di sisi lain semua pihak mengglobalkan perspektif dan persepsi anak-anak ini dengan paradigma di era serba cepat dan digital yang kecapannya delapan kali lebih cepat dari sebelumnya akan membuat cara berfikir juga harus cepat dan lebih quantum lompatannya.

“Anak-anak dan generasi kita ini saya anggap sebagai aset yang luar biasa, sebab kita dianugrahkan dan diberikan rasa syukur, kewenangan dan tanggung jawab dari Allah SWT untuk mengurus generasi umat ini karena kitalah yang berada digaris depan. Memang, secara konstitusional, Pemerintah punya tanggung jawab besar terhadap pendidikan dan kaum kurang terdidik, tapi Insya Allah melalui lembaga-lembaga sekolah, Pondok Pesantren dan Madrasah inilah yang berada digaris depan. Makanya saya tidak akan menyia-nyiakan generasi umat ini”, kata Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH.

Bupati menjelaskan, dari sejak dulu semua pihak termasuk elemen, Pondok Pesantren muapun Madrasah juga mempunyai kontribusi besar dalam mempersatukan dan merekatkan tujuan terbentuknya Kabupaten ini. Bupati merasa bersyukur karena semua pihak bisa menyatukan dan menyamakan persepsi dengan arah yang mana yaitu bagaimana semua pihak benar-benar mempersiapkan generasi ini karena jika tidak dipersiapkan maka akan terjadi pembiaran dan jangan sampai terlalu banyak pembiaran.

“Para tenaga pendidik ini sudah memiliki inisiatif yang luar biasa dalam memperkuat madrasah, meskipun ada sebagian madrasah tentu dimulai dengan cara-cara swadaya dan inisiatif terbaik yang dilakukan di lingkungan masyarakat dan dukungan orang tua (wali murid). Tapi bagi Pemerintah, saya yakin tentu tidak menutup mata dalam mendukung dan memperkuat pendidikan di Pondok-Pesantren dan Madrasah”, pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00