MTQ Desa Kuala Dua Resmi Tutup, Bupati Muda Apresiasi Sistem ‘Kepong Bakol’ Pemdes Bersama Masyarakat

KBRN, Kubu Raya : Musabaqah Tilawati Qur’an (MTQ) tingkat Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) Rabu, (23/9/2020) malam resmi ditutup. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, MTQ di Desa Kuala Dua ini suatu inisiatif yang luar biasa karena ini merupakan kegiatan perdana yang dimulai dengan jumlah peserta yang cukup luar biasa mencapai 170 peserta.

“Kalau kita melihat kegiatan ini, tentu setiap ajang MTQ di Kubu Raya mulai dari tingkat desa sampai tingkat Kecamatan proses seleksinya cukup ketat dan selalu diikuti anak-anak yang memiliki bakat yang cukup baik dan luar biasa. Dari semua cabang yang diperlombakkan, Alhamdulillah, hasilnya juga sangat baik dan persiapannya juga sangat bagus”, kata Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH usai menghadiri penutupan MTQ tingkat Desa Kuala Dua di halaman Lapangan Futsal Dusun Keramat Dua Sungai Adong, Rabu (23/9/2020) malam.

Bupati menuturkan, dengan digelarnya MTQ tingkat desa ini, tentu dirinya akan lebih memperkuat lagi kualitas-kualitas anak-anak Kubu Raya, yang mana hal ini juga meupakan bagian dari program dengan visi relegius dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kubu Raya bersama LPTQ Kecamatan dan Desa ini yang akan dilanjutkan pada MTQ tingkat Kecamatan yang akan digelar di Desa Kuala Dua.

“Untuk 8 Kecamatan lainnya juga akan melakukan seleksi yang sama. Tentunya kegiatan ini akan jauh lebih memberikan dampak yang besar, apalagi di tengah pandemi saat ini tentu pelaksanaannya bisa dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan. Justru hal ini akan membangkitkan semangat dan saya yakin MTQ ini juga akan meningkatkan imunitas tubuh kita”, tuturnya.

Untuk menjaring qori’-qoriah terbaik, Bupati Muda akan mengawal kegiatan ini dengan memberikan bonus kepada anak-anak kita yang terbaik di tingkat kecamatan dan seterusnya sampai ke tingkat kabupaten. Dirinya juga mengapresiasi pelaksanaan MTQ di Desa Kuala Dua ini dengan dilakukan dengan waktu yang singkat selama tiga hari. Tentunya hal ini sudah cukup cepat, maksimal dan sangat luar biasa sekali pelaksanaannya. 

“Saya mengapresiasi Pemdes Kuala Dua bersama Dewan Hakim, Pondok-pondok Pesantren dan para peserta yang mengikuti mewakili di setiap RT dan Dusun. Saya yakin, pelaksaan MTQ ini merupakan suatu kebahagiaan yang sesungguhnya. Yang mana kita bisa membahagiakan anak-anak generasi kita dan kita baru bisa bahagia apabila generasi kita juga ikut bahagia. Karena generasi umat inilah merupakan tanggung jawab kita semuanya. Kita tida bicara tugas, tapi kita bicara tentang tanggung jawab”, tegasnya.

Untuk itu Bupati memastikan di internal Pemerintah Kubu Raya tidak pernah menggunakan kata tugas, tapi dirinya selalu menggunakan kata tanggung jawab.

“Apa sebab, karena kalau tugas itu seolah-seolah hanya harus diperintah, di dikte, dikasih tahu, tapi kalau tanggung jawab itu merupakan panggilan nurani kita bersama untuk bertanggung jawab terhadap masyarakat dan generasi umat”, jelasnya.

Bupati menilai Desa Kuala Dua sudah menampakan sistem ‘Kepong bakol’ yang sangat luar bisa berjalannya sehingga kegiatan MTQ ini bisa berjalan baik, lancar dan maksimal. Karena jika sesuatu itu sudah di kepong bersama-bersama, maka setiap sesuatunya pasti bisa dilakukan dengan baik.

Keberhasilan Desa Kuala Dua menggelar MTQ yang merupakan perdana dilakukan, menjadikan Desa ini terpilih menjadi tuan rumah pada MTQ tingkat Kecamatan Sungai tahun 2020 yang akan digelar pada akhir Oktober atau awal bulan November 2020 mendatang, hal ini berdasarkan hasil rapat dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesi (APDESI) bersama Camat Sungai Raya Suhari.

Pada MTQ Desa Kuala Dua ini, Dusun Keramat Satu menjadi juara umum dengan meraih 7 emas dan berhak meraih piala tetap. Prestasi ini menjadikan Dusun Keramat Satu ditetapkan sebagai tuan rumah pada MTQ desa Kuala Dua berikutnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00