Bupati Muda Ajak Pelajar Duta New Normal Ikut 'Kepong Bakol' Kampanye Protokol Cegah Covid-19

KBRN, Kubu Raya : Selama masa Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak bulan Maret 2020, sejumlah inovasi dan gagasan Bupati Kubu Raya yang tertuang dalam berbagai perlombaan secara daring (Menulis surat untuk Bupati dan membacakannya, Azan serta Murotthal Qur’an) bagi peserta didik mulai dari SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA). Perlombaan yang digelar melalui daring ini bertujuan untuk mengisi waktu bagi peserta didik selama masa belajar dari rumah.

Setelah menyematkan predikat Duta “New Normal” kepada seluruh peserta lomba menulis surat dan membacakannya, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan kembali menyematkan dan menobatkan kepada seluruh peserta lomba Azan dan Murotthal Qur’an (1.717 peserta) sebagai Duta “Tatanan Kehidupan Baru (New Normal)” Kabupaten Kubu Raya tahun 2020 dan penyematan predikat ini disampaikan Bupati Kubu Raya saat menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Azan dan Murotthal Qur’an yang berlangsung di aula Kantor Bupati, Kamis (18/6/2020).

Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, 10 besar pemenang lomba azan dan Murotthal Qur’an yang  diundang untuk menerima hadiah dari Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan duduk di atas kursi dengan jarak 100 centimeter dari peserta lainnya dan menggunakan masker serta di dampingi masing-masing orang tua.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, penyematan predikat Duta 'New Normal' yang diberikan kepada seluruh lomba Daring (Menulis surat untuk Bupati dan membacakannya, Azan serta Murotthal Qur’an) ini karena selama masa pendemi Covid-19 (sejak bulan April) para peserta ini telah ikut berjuang dalam mencegahan penyebaran pandemi Covid-19. Menurutnya, adanya lomba tanpa disadari telah membuat anak-anak peserta lomba terlibat dalam kampanye protokol kesehatan dan kenormalan baru.

“Keikutsertaan anak didik dalam perlombaan ini sangat berarti sebagai semangat dan optimisme yang cukup inspiratif di tengah pandemi Covid 19 dan setidaknya mereka telah ikut mengingatkan kita (orang tua, keluarga inti dan di sekitarnya) untuk selalu mematuhi pencegahan penularan Covid-19 dan 'kepong bakol' dalam mengkampanyekan/mensosialisasikan untuk mematuhi protokol kesehatan serta ikut berjuang dan berkontribusi membawa suasana yang jauh dari kepanikan serta tetap membangun suasana dalam rumah tangga yang relegius”, ungkap Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan usai menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba Azan dan Murotthal Qur’an di aula Kantor Bupati, Kamis (18/6/2020).

Bupati menilai, para peserta lomba daring ini secara tidak langsung telah mengajak seluruh masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap menjaga jarak dan tidak digelarnya pertemuan fisik serta membangun suasana yang meningkatkan imunitas tubuh secara psikis dan batin di tengah-tengah keluarga.

“Dengan penobatan ini, saya mengajak anak-anak untuk menancapkan dan selalu berani mengingatkan siapapun yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan sopan dan beretika. Mari anak-anaku semuanya, kita ingatkan saudara-saudara dan teman-teman kita yang ada di rumah dan di sekitarnya untuk selalu berani dan berusaha untuk terus mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menggunakan masker dan menjauhi kerumunan”, ajaknya.

Bupati menuturkan, inisiatif lomba ini muncul begitu saja dan spontanitas dan ini telah dilakukan dengan cepat selama lebih dari 2 bulan. Tentunya dalam perlombaan ini, dirinya menginginkan terbangunnya suasana hangat dan relegius di setiap rumah tangga dan keluarga inti. Sehingga dengan mengumandangkan azan dan lantunan murottahal Qur’an ini diharapkan setiap rumah tangga di tengah pandemi Covid-19 yang serba dikepung dengan kecemasan, kekhawatiran, ketakutan dan kepanikan mampu menjadi obat dan injeksi untuk mempertahankan diri secara psikis. Mengingat secara psikis ini jauh lebih penting, karena 70 persen orang dipengaruhi oleh psikis dan ketengan batih serta fikiran.

“Karena tanpa pandemi dan wabah saja, kalau sudah strees, cemas dan kepanikkan secara berlebihan maka berbagai penyakit akan mudah datang dan menyerang dalam tubuh seseorang, apalagi di tengah pandemi saat sekarang ini. Maka perlombaan ini merupakan suatu gerakan untuk mendinamisasi semuanya, karena dengan cara ini semua orang tua, keluarga, tetangga dan saudara-saudaranya bisa lebih berfikir fokus pada generasi ummat”, ucapnya.   

Bupati mengharapkan, anak-anak yang ikut dalam perlombaan ini harus bisa memperkuat kebiasaan baru dalam menghadapi tatanan kehidupan baru (New Normal).

"Dengan cara ini, anak-anak secara tidak langsung juga ikut 'kepong bakol' dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan mengkampanyekan protokol pencegahan Covid-19", paparnya.

Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Bupati Kubu Raya ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Rosalina Muda Mahendrawan, Sekda Kubu Raya Yusran Anizam, S. Sos, M.Si,Forkopimda dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kubu Raya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00