Pandemi Covid-19, Pemkab Kubu Raya Kembali Perpanjang Belajar dan Bekerja dari Rumah

KBRN, Kubu Raya : Dengan Melihat perkembangan dan situasi semakin bertambahnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) sebanyak 5.498 orang (Data Dinkes Kalbar, Minggu 5 April pukul 10.00 wiba), Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali memperpanjang proses belajar dari rumah diseluruh jenjang pendidikan (TK, SD, SMP dan SMA) sederajat dan memperpanjang waktu kerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten itu.

Menindaklanjuti kondisi ini, Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH menerbitkan Surat Edaran Nomor 441/0583/SETDA/2020 tanggal 26 Maret 2020 tentang Perpanjangan Waktu Kerja di rumah demi mencegah dan meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 19 tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan instansi pemerintah.

Selain itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan juga menerbitkan surat edaran nomor 240/0658/DIKBUD/2020 tentang perpanjangang waktu pengalihan aktivitas belajar dan pekerjaan di rumah terkait pencegahan penyebaran Covid-19. Surat edaran ini menyusul surat edaran Bupati Kubu Raya nomor 420/0497/DIKBUD/2020 tentang libur sekolah tekait pencegahan penyebaran Covid-19 dan edaran nomor 420/0547/DIKBUD/2020 tentang pengalihan aktivitas pekerjaan di rumah tekait pencegahan penyebaran Covid-19 tanggal 24 Maret 2020.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, dengan memperhatikan situasi terkini terkait penyebaran dan upaya pencegahan penyebaran tersebut di Indonesia pada umumnya dan secara khusus di Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat, pihaknya memandang perlu memperpanjang masa pengalihan aktivitas belajar-mengajar bagi peserta didik dan tenaga pendidik/pendidikan dari sekolah ke rumah sampai hari Sabtu tanggal 11 April 2020 sambil melihat perkembangan selanjutnya.

“Pengalihan proses belajar di rumah di seluruh jenjang pendidikan yang semulanya sampai hari Sabtu tanggal 4 April kita perpanjang untuk 1 Minggu kedepan sampai hari Sabtu 11 April 2020. Untuk itu saya minta kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru untuk segera memberikan informasi ini kepada seluruh orang tua murid dengan maksud agar kita semua lebih banyak beraktivitas di rumah masing-masing. Selama masa belajar di rumah dan saya juga minta anak-anak tetap di rumah dan orang tua agar memberikan kegiatan-kegiatan positif kepada anak-anaknya, menjaga kesehatan dan kurangi aktivitas di luar rumah serta mengajarkan anaknya ber-Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan cara mencuci tangan pakai sabun sesering mingkin, berolahraga yang teratur serta kurangi aktivitas di luar rumah", ungkap Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH di kediamannya Jalan Tanjungsari 169 Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak, Minggu (5/4/2020).

Bupati Muda memahami kondisi peserta didik yang saat ini masih libur, tentunya peserta didik sudah sangat rindu sekali dengan situasi di sekolah, guru dan teman-teman, namun dirinya menginginkan anak-anak sekolah di Kubu Raya bisa tetap sehat semuanya, bersabar dan belajar dari rumah tapi jangan sampai anak-anak terlalu banyak berkumpul.

“Untuk orang tua, saya harapkan tetap menjaga jarak anaknya dan anak-anak Bupati berpesan sering-seringlah mencuci tangan pakai sabun setiap kali kita memegang apapun itu. Selain itu orang tua bisa mengawal lingkungan rumahnya masing-masing dan bersih-besih dengan menyemprotkan disinfektan dengan cara sederhana sebagaimana yang pernah saya contohkan.  

Terkait dengan diperpanjangnya masa kerja dari rumah, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, dengan kondisi sekarang ini, dirinya juga tetap bekerja dari rumah dan sesekali menggelar rapat yang dinilai sangat penting dilakukan bersama jajaran. Meski demikian, semua proses birokarsi harus tetap dijalankan.

“Untuk semua guru, agar selalu menghubungi anak didiknya dan murid-muridnya diajak bermotovasi untuk bisa mengerjakan hal-hal yang produktif”, paparnya.

Selain itu, dengan melihat situasi saat ini, Pemerintah Daerah memandang perlu memperpanjang masa pengalihan proses bekerja dari kantor ke rumah masing-masing selama 12 hari kerja, terhitung mulai hari Senin, 6 April sampai Selasa 21 April 2020, dan akan dievaluasi lebih lanjut sambil melihat perkembangan selanjutnya. Terkait hal tersebut, maka dimintakan kepada seluruh ASN untuk tetap memperhatikan hal-hal sebagaimana yang telah disampaikan pada edaran sebelumnya.

Mantan Bupati Kubu Raya pertama priode 2009-2014 ini menjelaskan, perpanjangan kerja dari rumah bagi ASN ini sama seperti pada kebijakan yang sudah dilakukan sebelumnya, yang mana untuk melakukan tugas kedinasan di rumah masing-masing dan harus melaporkan hasil pekerjaan tersebut kepada atasannya kecuali Satpol PP, petugas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, Puskesmas, Pustu, dan Puskesdes. Selain itu Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk tetap di rumah dan jangan melakukan perjalanan dalam maupun luar daerah atau mudik.

"Untuk itu masyarakat kita minta menerapkan Social Distancing dengan tetap selalu berada di rumah masing-masing, hindari keramaian dan memonitor atau memantau warga sekitar yang baru tiba dari perjalanan dalam maupun luar negeri," pintanya.

Selain itu, orang nomor satu di Kubu Raya ini juga meminta apabila terdapat warga di lingkungan sekitar yang sakit atau memiliki gejala Covid-19, agar segera melaporkan kepada petugas kesehatan di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat.

“Saya mengharapkan untuk Satpol PP, Camat beserta jajarannya dan Kepala Desa beserta perangkatnya diwajibkan untuk melakukan monitoring dan memantau situasi di lapangan, terutama pelajar yang berada diluar rumah, serta memberikan edukasi dan pemahaman kepada orang tua untuk tidak membawa atau mengijinkan anaknya berada diluar rumah," harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00