Disdikbud Pontianak : Siswa Harus Jeli Pilih Jalur PPDB

KBRN, Pontianak : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak siap menyelenggarkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP mulai 30 Juni-6 Juli 2021 secara online untuk SMP dan kolaborasi Online dan Offline untuk SD.  mengenasi sistem penerimaan sama dengan SMA, yaitu melalui jalur zonasi, afirmasi, mutasi dan jalur prestasi.

“Sama dengan SMA, kalau SMP ini jalur zonasi itu  55% untuk jalur zonasi, jalur afirmasi 20% terus jalur mutase 5% dan jalur prestasi 20%, mungkin beda dengan SMA SMK”, jelas Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Pontianak, Syahdan Lazis, Senin (21/6/2021).

Syahdan Lazis mengakui berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, banyak yang menggunakan jalus zonasi dibandingkan jalur prestasi, karena jalur zonasi ini mengharapkan warga kota Pontianak, khususnya orangtua murid tidak jauh-jauh memilih sekolah. Menurut Syahdan ketika dahulu yang tidak diatur dengan zonasi, para pendaftar beramai-ramai mengejar SMP favorite, sehingga dengan pemberlakuan sistem zoanai ini sekarang tidak lagi ada sekolah favorite. Yang  jelas  dengan sistem zonasi ini asalkan dekat dengan alamat rumahnya tentu calon siswa masuk di jalur zonasi.

Senada hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak Mujiono yang menyatakan, dengan sistem zonasi  ini lambat laun akan terjadi pergeseran.

“Jadi pada saat kita membukan penerimaan siswa baru orang berfikir masuk sekolah ini  sekolah ini berdasarkan jarak, sehingga memang lupa prestasi, afirmasi dan prestasi lupa, yang tiga jalur ini lupa, jadi mereka mendaftar berbondong-bondong  ke zonasi, sehingga tiga jalur ini  kalu kita lihat pengalaman  du tahu ke belakang itu banyak yang kosong”, ujarnya.

Mujiono menekankan untuk mengantisipasi kekosongan salah satu jalur PPDB tersebut , Mujiono mencoba tahun ini mendorong jalur zonasi dan afirmasi, bagi masyarakat yang tidak mampu.  “Artinya jika tidak mampu hendaknya fokus ke jalur afirmasi atau prestasi saja jika nilainya bagus, sehingga  jangan ambil jalur zonasi yang kemungkinan terkendala jarak”, pungkasnya. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00