PTQ RRI Pontianak Resmi Ditutup

KBRN, Pontianak: Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) RRI Ke-51 LPP RRI Pontianak yang dilaksanakan secara Virtual resmi ditutup, seiring Dewan Hakim mengumumkan para Juara 1,2 dan 3 untuk masing-masing 3 Cabang yang diperlombakan baik Tausiah, Tilawah maupun Tahfidz.

Penutupan dilaksanakan oleh Ketua PTQ RRI Pontianak M. Abrar dihadiri Kepala LPP RRI Pontianak dan para Dewan Hakim di Ruang Multi Purpose Selasa (13/04/2021).

Kepala LPP Pontianak Dra. Teguh Yuli Astuti mengungkapkan, secara keseluruhan pelaksanaan PTQ RRI Pontianak secara virtual yang baru pertama  kali dilakukan ini berjalan lancar. Namun, tidak dipungkiri masih ada kendala dalam pelaksanaanya, terutama mengenai jaringan internet yang dimiliki oleh para peserta. Selain itu, mengenai persiapan diri para peserta yang dinilai belum begitu maksimal, sehingga pada hari ada yang  mengundurkan diri.

“Ada yang baru daftar, tau-taunya di hari pelaksanaan mengundurkan diri. Persiapan mereka belum begitu siap. Selain itu, kendala jaringan di perangkat mereka juga jadi kendala,”ungkapnya.

Sementara, terkait dengan bakal dikirimnya Duta PTQ yang akan mewakili Kalbar ke tingkat Nasional di Palembang awal Mei mendatang, Kepala LPP RRI Pontianak Teguh Yuli Astuti menambahkan, khusus Juara Satu Cabang Tilawah baik putra dan putrid bisa langsung di ikutsertakan pada tingkat nasional. Namun, untuk Tausiah dan Tahfidz harus mengikuti seleksi kembali di tingkat Korwil menghadapi perwakilan dari RRI Sintang dan Entikong.

“Juara Tilawah bisa diikutsertakan ke Nasional, namun demikian untuk Tausiah dan Tahfidz harus seleksi lagi di tingkat korwil, menghadapi RRI Sintang dan Entikong,”imbuhnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Dewan Hakim H.M. Azman Alka, S. Ag, M.Ag mengatakan, berbicara mengenai peningkatan kualitas para Qori, Qoriah, Hafidz Hafidzah dan Tausiah yang  terpenting menurutnya adalah latihan. Mereka yang telah berhasil menjadi juara, harus di gembleng kembali dalam pemusatan latihan atau TC untuk menghadapi ajang Nasional di Palembang.

“Tentunya harus ada pelatihan untuk para juara  yang akan berangkat ke Palembang sesuai dengan bidangnya, saya rasa mereka sangat perlu,”jelasnya.

Azman Alka yang juga merupakan pengurus LPTQ Kalbar ini mengutarakan, melihat para peserta yang berhasil menyabet juara pada PTQ kali ini, secara pengelaman memang sudah sangat mumpuni, bahkan ada yang pernah berprestasi di tingkat nasional untuk cabang Tilawah. Sedangkan untuk Cabang Tahfidz, rata-rata merupakan wajah baru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00