Kalbar Membangun, Kalbar Untuk Indonesia

Turiman Fachturrahman Nur, SH., MH (Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura)

KBRN, Pontianak: Bersyukur merdeka 17/8/45. Burung Garuda jadi gagah.Coba 1/1/45, bulu sayap & ekornya cuma sehelai, mari isi kemerdekaan dengan desa membangun, berdayakan pemerintahan desa dan masyarakat desa, serta kelompok masyarakat desa, tidak hanya di ranting pohon tetapi di batang pohon, jika perlu di akar tunjang pohon, tetapi jangan di daun entar berguguran.

Program desa membangun sudah digelontorkan dana oleh negara, tapi ada duitnye nda tuh, kata bung Miji, apa itu duit tuh? Yakni D= Doa, U= Usaha bersama, I= Ikhtiar bersama, T = Tercapai cita-cita bersama. Kalau udah berdoa, berusaha, ikhtiar udah dilakukan tetapi tak terwujud itu tawakalah, karena sudah takdir, ayo Kalbar membangun, Kalbar untuk Indonesia, karena sayap Garuda Pancasila masih 17/8/45, lambang negara yang buat orang Kalbar, Sultan Hamid II, seharusnya Kalbar membangun dan Kalbar untuk Indonesia, dimulai dari Desa membangun berdasarkan Pancasila, bersatu dalam Bhineka Tunggal Ika, itulah 'INDONESIA MEMBANGUN KEPUNG BAKUL DARI DESA MEMBANGUN BERDASARKAN NILAI-NILAI PANCASILA'.

Gimana ga tuh ada "duitnya" tuh ada, karena duit beda dengan uang, yeee!!!! Contohnya desa mandiri peduli gambut, dan desa mandiri peduli mangrove, pulihkan gambut & pulihkan manusia, berdasarkan nilai nilai Pancasila, ayo gerakan desa membangun menuju desa mandiri, berdasarkan demokrasi Pancasila, oke untuk saudara kami dari etnis Dayak "Adil Katalino, Bacuramin ka Saruga Basengat ka Allah SWT, Tuhan Yang Esa" berbuat adilah di muka bumi, bercermin orang yang menuju ke surga, basengat ke Allah SWT, nyawa kita 24 jam ada di tangan Allah berbuat baik di muka bumi jadi diri kite bermanfaat sesama manusia, kepada alam semesta, karena ridhonya Allah SWT, karena kapan saja akan kembali ke Allah SWT itu sunatullah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00