Perbakin Kota Pontianak Gelar Raker, Tingkatkan Atlet Prestasi dan Wujudkan Tertib Organisasi

KBRN, Pontianak : Pengurus Kota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Pontianak menggelar Rapat Kerja di rumah dinas Walikota Pontianak, Jumat (08/01/2021).

Rapat kerja kali ini mengambil tema Menciptakan Atlet Berprestasi dan Tertib Organisasi.

Sekretaris Perbakin Kalimantan Barat Putra Djaja mengatakan rapat kerja harus mampu mengeluarkan kebijakan yang mampu meningkatkan prestasi baik di level nasional bahkan internasional. Menurutnya banyak aturan yang harus dipahami bagi masyarakat yang ingin menjadi atlet menembak, misalnya nomor tepat sasaran, berburu maupun tembak reaksi. Selain itu Putra menegaskan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Perbakin bukan menjadi bagian syarat kepemilikan senjata api yang selama ini sering disalah gunakan.  Dia memastikan atlet Perbakin tidak akan memiliki senjata api illegal apalagi untuk gagah-gahan..

“Kita punya KTA untuk pengurus, KTA Tembak Sasaran, KTA Berburu dan KTA Tembak Reaksi, untuk KTA Tembak Sasaran dan berburu wajib lulus sertifikasi, sudah punya KTApun tidak serta merta bisa memiliki senjata” ujarnya kepada RRI.

Sementara itu Ketua KONI Kota Pontianak Mei Purwowidodo mengatakan Perbakin merupakan induk organisasi yang paling bungsu menjadi anggota KONI Kota Pontianak dan  sejauh ini pihaknya melihat Perbakin punya komitmen atau tidak dalam meraih prestasi atlet atau cukup sekedar penghobi. Mei memastikan setelah dua tahun berjalan KONI melihat perbakin punya program untuk mencetak bibit atlet dan ini seirama dengan keinginan KONI Kota Pontianak.

“karena Perbakin sejalan dengan program KONI, maka kita support, Cuma Perbakin masih minim sarana prasarana, karena selama ini bekerja sama dengan TNI/Polri yang punya sarana menembak” tegasnya.

Mei menegaskan bersama Walikota Pontianak sudah memikirkan untuk membangun sarana olahraga menembak dan penentuan lokasinya tidak harus di pusat kota, misalnya saja di daerah pinggiran kota dengan tujuan untuk membangkitkan daerah tersebut agar bisa lebih hidup.

Ketua harian Perbakin Kota Pontianak Nanang Setia Budi menjelaskan agenda terpenting Raker kali ini ialah melakukan pendataan dan verifikasi kembali club menembak dengan persyaratan yang telah dikeluarkan PB Perbakin.

“Kami mencoba untuk meregistrasi ulang club yang dari tahun 2019 berjumlah 15 club akibat covid ini ada timbul tenggelam  , jadi kita diperintahkan perbakin pusat dan provinsi untuk registrasi ulang, ada 10 yang registrasi dan yang teregistrasi di pusat 9 karena keterlambatan waktu, tapi nanti akan dibuka lagi waktu registrasinya” katanya.

Nanang menjelaskan syarat berdirinya club untuk diregistrasi ialah adanya orang dan pengurus khususnya keterlibatan atlet muda di club tersebut, karena di PON nomor yang diperlombakan cukup banyak sehingga di tingkat club harus bisa komit dalam membina dan melahirkan atlet tembak berpotensi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00