Liga 3 Batal, Kubu Raya Kecewa, Kota Pontianak Sambut Baik

KBRN, Pontianak : Kompetisi Sepak Bola Liga 3 Zona Kalimantan Barat akhirnya batal digelar akibat pandemi Covid 19 yang juga tak kunjung berakhir di bumi Khatulistiwa. Liga 3 rencananya bergulir akhir Oktober 2020 di Stadion Sultan Syarif Abdurahman SSA Pontianak. Keputusan itu dikeluarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kalbar.

Atas keputusan tersebut dengan berat hati harus diterima Assosiasi PSSI Kabupaten Kubu Raya yang juga sebenarnya kecewa Liga 3 batal berlangsung, padahal persiapan sudah cukup lama dilakukan mulai dari seleksi pemain dan hingga kini sudah terbentuk tim inti yang tengah melangsungkan Pemusatan Latihan (TC).

Hal ini diutarakan sekretaris PSSI Kubu Raya Tajudin kepada RRI. Menurutnya surat keputusan Liga 3 sudah diterima dan sebagai pengurus cukup kecewa serta pemain juga merasakan hal yang sama.

“Kasus covid 19 ini dengan sangat terpaksa kita sangat kecewa, kita lagi semangat-semangatnya persiapan tim sudah hampir 2 bulan melaksanakan TC kepada 25 pemain, kecewa ya kecewa, tapi sebagai masyarakat bawah dengan berat hati menerima keputusan ini” ujarnya, Minggu (21/09/2020)

Mengenai nasib pemain yang sudah dipilih, Tajudin bersama pengurus PSSI Kubu Raya akan melakukan rapat karena pemain yang dipilih tidak hanya dari Kecamatan Sungai Raya namun sejumlah kecamatan yang ada di daerah itu.

Sementara itu Wakil Ketua PSSI Kota Pontianak AKP Lely Suheri menyambut baik dengan keputusan batalnya pelaksanaan Liga 3 tahun ini karena realitanya saat ini kasus Covid 19 di Kalimantan Barat menunjukkan tren meningkat meskipun persiapan tim sudah memasuki tahap pemantapan teknik dan straegi permainan karena tim pelatih sudah menentukan 22 pemain.

“Kami dari Asosisasi PSSI Kota Pontianak menyambut baik keputusan ini dikarenakan situasi berkembang saat ini bahwa Covid 19 masih menunjukkan tren yang meningkat dan kami memaklumi itu”tegasnya.

Dengan belum pastinya jadwal pelaksanaan Liga 3, Lely mengatakan tim pelatih dan pemain harus menyesuaikan jadwal latihan yang mengacu dari arahan maupun jadwal PSSI Kalbar agar pemain yang sudah dipilih bisa tetap dalam keadaan sehat dan bugar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00