Gubernur Evaluasi Prestasi Kalbar di PON XX Papua

KBRN, Pontianak : Kalimantan Barat telah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2-15 Oktober 2021, namun Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyoroti prestasi Kalbar di ajang PON XX Papua. Ia meminta setiap pengurus cabang olahraga harus diisi oleh orang-orang yang paham olahraga. Punya semangat berprestasi dan berkompetisi.

"Ini harus jadi perhatian serius bagi pengurus setiap cabang olahraga. Jangan sekedar mau jadi pengurus saja, tapi tak tahu apa yang mau diurus," katanya kepada wartawan, Senin, 11 Oktober 2021.

Midji pun mencontohkan cabor panjat tebing. Padahal Kalbar, kata dia, memiliki atlet andalan Veddriq Leonardo. Namun hanya diikutkan pada satu nomor.

"Dia bisa ikut beberapa nomor harusnya. Oke, andalan untuk emas di nomor yang dia ikuti, tapi yang lain kan bukan berarti dia tidak boleh coba," kata Midji.

Cabor angkat besi dan anggar juga menjadi sorotan Midji. Di mana, cabor tersebut sejatinya merupakan andalan Kalbar dan diprediksi bisa meraih medali emas, namun justru meleset.

"Kenapa? Mungkin pengurus cabor tidak mendapat informasi tentang atlet dari daerah lain yang kemungkinan menjadi saingat berat. Sehingga kita harus hati-hati. Kita itu harus tahu lawan itu kekuatannya bagaimana. Nah ini kan tidak, tidak ada survei dan sebagainya," katanya.

Cabor sepeda juga disoroti Midji. Semangat bersepeda di Kalbar khususnya di Pontianak menurut Midji sangat luar biasa, tapi tak diikuti dengan prestasi.

Harusnya ditegaskan Gubernur, cabor-cabor Kalbar yang dulunya berprestasi harus dibarengi dengan pengembangan yang jelas.

"Saya minta nanti pengurus setiap cabor ini betul-betul orang yang ngerti. Saya tak mengkritik siapapun ya. Misalnya Ketua cabor sepeda, harusnya bukan sekedar pandai pakai sepeda dan suka sepeda tapi bagaimana membuat cabor sepeda ini berprestasi," katanya.

Menurut Sutarmijdi  sejatinya banyak yang berprestasi di cabor sepeda yang bisa diajak dan dilibatkan untuk membina atlet sekaligus menjaring bibit atlet.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00