Tiga Atlet Wushu Jalani Tes Kesehatan

KBRN, Pontianak : Tim Koordinator Kesehatan Kontingen Kalimantan Barat pada PON Papua XX kluster Merauke, Kamis (23/09/2021) pagi melakukan pengecekan kesehatan pada atlet Wushu Kalbar. Dari hasil pengecekan kesehatan tersebut, dua atlet Teguh Wardana, Andri Noviardi dalam keadaan bugar. Sedangkan satu atlet, Syella Nastasha mengalami sedikit cidera. Pengecekan kesehatan itu langsung dipantau oleh Ketua Tim Kluster Kalbar di Merauke, Edi Firman.

Koordinator Kesehatan Kontingen Kalimantan Barat Adi Purwoko mengatakan secara keseluruhan tiga atlet Wushu dalam keadaan bugar.

Ia memaparkan, hasil pemeriksaan untuk Teguh, tensi darahnya 110/80, nadi 755, suhu 36,8, respiratory rate (jumlah siklus pernafasan) 20 x permenit dan Spo2 nya 99 persen. Kemudian untuk Andri tensi darahnya 120/80, nadi 78, suhu 37 jumlah siklus pernafasan 21 x/menit dan Spo2 99 persen. Untuk hasil kesehatan Syella tensi darahnya 120/80, nadi 78, suhu 37, jumlah siklus pernafasan 20 x/menit dan Spo2 nya 99 persen.

Petugas Public Service Center (PSC 119) Dinas Kesehatan Kota Pontianak itu menjelaskan, secara keseluruhan hasil pengecekan kesehatan ke tiga atlet ini dalam keadaan bugar. Memang suhu tubuh dua atlet hasilnya 37 derajat. Namun masih normal.

Kecuali suhunya 37,5 ke atas. "Kalau 37,0 palingan tinggal minum air putih diperbanyak. Pasti kembali normal," ujarnya.

Sore nanti ke tiga atlet ini akan dicek kembali kesehatannya. Dirinya ingin memastikan kembali untuk melihat kesehatan atlet tersebut.

"Untuk dua atlet Teguh dan Andri saya sarankan buat joging berat. Sedangkan Syella saya sarankan untuk latihan ringan karena masih cidera kecil," katanya.

Fisio Terapi Kontingen Kalbar, Kluster Merauke, Nova Triana membenarkan bahwa Syella mengalami cidera kecil. Tepatnya dibagian lutut. Namun cidera itu biasa dialami para atlet.

Untuk pengobatannya nanti akan di taping tepat dibagian lututnya. Namun sebelum di taping harus dikompres es. Mudah-mudahan di hari pertandingan Syella bisa dalam keadaan bugar

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00