IKAL TAPLAI LEMHANAS RI Kalbar Motori Pengibaran 1000 Bendera di Water Front City Pontianak

KBRN, Pontianak : Alumni Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (IKAL TAPLAI LEMHANAS RI) Kalimantan Barat (Kalbar) Angkatan 2 bersama  Lintas etnis, tokoh pemuda dan Gerakan yang muncul dari masyarakat telah menggelar Upacara dan pengibaran 1000 bendera merah putih di Water Front City Pontianak Kalimantan Barat, Sabtu (13/8/2022). Pengibatan 1000 bendera merah putih ini untuk mendorong seluruh elemen masyarakat bangga akan hari kemerdekaan RI dan sekaligus mengingat perjuangan para pendiri bangsa. Ketua Alumni angkatan 2 Lemhanas Kalbar Edi Suhairul  saat Prosesi Pengibaran 1000 bendera Merah Putih di Water Front City Sheng Hie Pontianak, mengatakan, pengibaran bendera ini dilakukan untuk memberi semangat sekaligus mengingatkan kembali  warga-warga yang belum memasang bendera di hari kemerdekaan ini.

“Seribu bendera yang kita kibarkan sebagai gaung peregrakan pengibaran seribu bendera merah putih, kita juga melakukan penyisiran kepada rumah-rumah atau warga yang tidak melakukan pengibaran bendera, kita akan bagikan bendera tetapi dengan cara kita berikan bendera dan kita tunggu sampai bendera itu terpasang dan kita akan tinggalkan setelah bender itu dikibarkan,”jelas Edi Suhairul.

Ia mengatakan, langkah ini dilakukan agar nasionalisme dan kebangsaan  serta rasa memililki negeri ini dan wawasan kebangsaan masyarakat semakin kuat dan tertanam di hati sanubari dan jiwa di semua anak bangsa.

“Kalau kita mersa bahwa negeri ini milik kita, maka kita akan bersama-sama menjaga dan merewatnya, sehingga negeri ini tetap menjadi negara Kesatuan republic Indonesia yang utuh dan kuat terhadap ancaman dan tantangan  dari mana saja, tegas Edi.

Karenanya dengan semangat 1000, ketika kekuatan yang ada kita kumpulkan dalam satu ikatan yang kita maknai dari 1000 bendera ini, maka akan menjadi kekuatan yang besar, sehingga kekuatan itu perlu digaungkan  dengan pengibaran 1000 bendera ini, karena kita juga punya Gerakan pembinaan anak-anak muda khususnya ada 1000 di semua daerah Kabupaten Kota.

Pada kesempatan yang sama angggota Menwa Batalyon I Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Muhammad reza Nawawi menyatakan bahwa momen seperti ini merupakan langkah yang sangat baik untuk membangkitkan kembali  semangat kebangsaan seluruh elemen masyarakat, telebih para generasi muda agar meneruskan cita-cita para pendiri bangsa.

“Kegiatan ini sangat membuat saya antusias , khususnya di Menwa Batalyon I IAIN Pontianak, apalagi ini pertama kalinya kami bisa ikut berpartisispasi mengibarkan 1000 bendera di tepian sungai Kapuas,”ungkap Reza.

Muhammad Reza menekankan kegiatan ini perlu terus dilakukan, karena semangat generasi muda seiring perkembangan zaman ini sedikit berkurang, terutama dalam memaknai kemerdekaan, sehingga perlu dipupuk kembali dengan berbagai kegiatan, diantaranya pengibaran 1000 bendera di Water Front City Pontianak.

Senada hal itu diungkapkan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak, Aldi Rosadi Romdoni sangat mengapresiasi pengibaran 1000 bendera ini, karena dapat menumbuhkan semangat kebangsaan dan mengingat kembali para pehlawan yang gigih memperjuangkan kemerdekaan.

“Motivasi saya mengikuti pengibaran 1000 bendera di  di sepeanjang sungai Kapuas ini sebagai bentuk apresiasi kami  sebagai pemuda dlaam rangka ikut berpartisipasi dalam kegiatan hari Kemerdekaan Indonesia,”ujar Aldi.

Aldi memandang semangat kemerdekaan generasi muda diantara di kalangan mahasiswa dilihat dari beberapa kekgiatan kemahasiswaan, seperti yang dilakuikan HMI telah melaksanakan beberapa kegiatan bhakti sosial berbagi sembako di daerah Landak. “Itu artinya semata kami di hari Kemerdekaan ini, kami juga ingin mensejahterakan masyarakat Indonesia,”katanya.

"Sebagai generasi muda, dalam mengisi Kemerdekaan ini  saya tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, dengan membuat kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama di lingkungan saya sendiri,"imbuhnya..

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar