Seolah Di Plintir, Gubernur Sutarmidji Tegaskan Tak Usir Perusahaan Sawit Dari Kalbar

KBRN, Pontianak: Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji kembali memberikan klarifikasi soal tudingan terhadap dirinya yang dianggap mengusir 20 perusahaan perkebunan sawit dari Kalimantan Barat. Menurutnya, pengusiran yang dilakukan seolah-olah diplintir oleh media yang menganggap gubernur benar-benar mengusir perusahaan sawit yang telah berinvestasi di Kalbar.

Hal itu disampaikan Gubernur Sutarmidji pada Webinar Memahami Kondisi Lanskap Sub DAS Ketungau, Melawi, dan Hulu Kapuas dan Dampak Banjir melalui kanal streaming Youtube Natural Kapital.

Gubernur mengatakan, pada saat itu dirinya hanya mengusir perwakilan perkebunan sawit tersebut dari ruang pertemuan, saat hendak meminta bantuan penanganan banjir, melalui pemberian bantuan banjir.

Karena merasa kecewa dan tidak mendapatkan keputusan dari pihak perwakilan perusahaan perkebunan sawit, walaupun disampaikan dengan beragam alasan, para perwakilan perusahaan perkebunan sawit itu akhirnya diminta keluar ruangan.

“Bukan saya usir dari Kalbar, nah yang ditangkap itu kan dari media ngusir dari Kalbar. Saya kan paham juga apa itu, investasi orang tentang tenaga kerja. Saya usir karena, yang dibicarekan tentang bantuan banjir, tapi tanggapannya tidak benar, bukan di wilayah banjir, tunggu perintah atasan. Daripada tidak tentu rudu, saya usir keluar dari ruangan, seperti itu,”jelasnya Jum’at (03/12/2021).

Sementara itu, dalam Webinar Memahami Kondisi Lanskap Sub DAS Ketungau, Melawi, dan Hulu Kapuas dan Dampak Banjir menyangkut, belum masuknya mitigasi dan perbaikan Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat, Sutarmidji menuturkan, kedepan akan dilakukan evaluasi terhadap RPJMD yang ada, sehingga program perbaikan DAS bisa mendapatkan porsi meski dalam harus menumpang dengan program lainnya.

“Saya setuju, nanti akan dilakukan evaluasi saya liat, dan kalau tidak dalam program itu setidaknya ada program yang bisa dikaitkan dengan itu,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar