Dinkes Kalbar ; Vaksinasi Masyarakat Umum, Terdata Via Dukcapil dan BPJS Kesehatan

KBRN, Pontianak : Melalui sistem satu data vaksinasi Covid-19, sebenarnya masyarakat umum sudah terdata melalui data Dukcapil dan BPJS Kesehatan. Yang terpenting masyarakat tidak ganti-ganti nomor hp, dan untuk meyakinkannya hendaknya masyarakat regristrasi ulang. Sebagaimana informasi dari Kesahatan Provinsi Kalimantan Barat, untuk regristrasi ulang tersebut masyarakat dapat melakukan panggilangan ke *119#.

“Kita melakukan pangggilan ke *119# nati di situ akan kita ikuti perintahnya seperti mengisi pulsa itu, kemudian kalau melalui WA itu bit.ly/vaksincovidRI  ini tidak ada spasi, yang paling mudah sebenarnya pakai Call / panggilan ke*119# yang penting siapkan NIK KTP”, jelas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan barat, dr. Harisson di Pontianak, Selasa (26/1/2021).

Harisson mengatakan, sesuai kerentanan risiko tertular saat ini masih difokuskan pemberian vaksin kepada para petugas kesehatan di seluruh Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat.

Menyinggung tentang adanya beberapa tenaga kesehatan yang belun bersedia di vaksin, Harisson mengkaui bahwa beberapa tenaga kesehatan tersebut memang ditunda karena memiliki kontra indikasi dari Vaksin Covid-19.

“Beberapa tenaga kesehatan tersebut sedang kami upayakan untuk diobati terlebih dahulu, dan jika sudah stabil akan dilakukan penjadwalan ulang. Akan tetapi jika permanen tentu tidak bisa divaksin dan akan masuk ke golongan yang 20% tidak tervaksinasi”, ujarnya.

Senada hal itu diungkapkan Kepala Puskesmas Kampung Bali Pontianak Kota Drg. Popong yang menyatakan bahwa pelaksanaannya sudah diawali dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu dan isteri pada 14 Januari 2021.

“Per Puskesmas di Kampung Bali itu sasarannya adalah untuk Puskesmasnya sendiri  petugasnya 43 orang kemudian di BPM di Klinik Fasilitas Khusus 17 kemudian klinik Amanda 22 orang dan Promedika 155 orang dan  Antonius 744 orang, ini masih binaan Puskesmas Kampung Bali”, jelasnya.

Popong optimis dalam pelaksanaannya pasti akan lebih banyak lagi, karena ada 23 Puskesmas  di Kota Pontianak. Untuk pelaksanaannya di Puskesmas Kampung  Bali jauh hari sudah dilatih, kerjsama dengan BPJS Kesehatan dengan menggunkana tiket dan petugas nakes yang sudah terdaftar akan mendapatkan SMS dan harus melakukan regristrasi serta dapat menentukan tempat, hari dan sesi pelaksanaan vaksin. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00