FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Mantaaap..! Agung Sedhayu, Kadus Pertama di Indonesia Terima Suntikan Vaksin Covid-19

KBRN, Kubu Raya : Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) kembali mencatat sejarah baru di Indonesia terkait vaksinasi Covid-19. Pasalnya, setelah Kepala Desa Parit Baru Musa Abdul Hamid dan Kepala Desa Kalibandung Kecamatan Sungai Raya Sanhaji menjadi Kades pertama di Indonesia yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19. Kali ini Kepala Dusun Keramat Satu Desa Kuala Dua Kecamatan Sungai Raya Agung Sedhayu juga mencatatkan rekor baru dan menjadi contoh bagi kepala dusun lainnya di Indonesia setelah dirinya menerima suntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Sungai Raya, Senin (25/1/2021). 

Mengingat sampai saat ini, satu-satunya kepala dusun di Indonesia yang sudah di suntik vaksin Covid-19 hanya ada di Kabupaten termuda di provinsi Kalbar itu. 

"Pertama kali melihat dan mendengar vaksinasi memang sedikit ragu, karena antara isu yg baik dan kurang baik perihal vaksin covid - 19 ini sangat sering beredar dimedia sosial. Namun, setelah melihat pemberitaan kepala daerah dalam hal ini pak Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, SH dan jajarannya divaksin covid - 19. Timbul tekad saya juga agar bisa divaksin", kata Kepala Dusun Keramat Satu Agung Sedhayu usai menerima suntikan vaksin Covid-19 di Puskesmas Sungai Durian", Senin (25/1/2021).

Agung menambahkan, sebagai kepala dusun, tentu dirinya harus memberikan rasa tenang kepada warganya agar tidak takut dan ragu untuk divaksin. Menurutnya, vaksin Covid-19 ini bukan hal yang harus ditakuti tapi justru harus menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai Covid-19. 

"Memang sebelum vaksin ada rasa was-was, tapi Alhamdulillah setelah divaksin Covid-19 ada rasa tenang dalam diri saya, karena saya sudah mendapatkan daya tahan dan imun tubuh yang lebih baik dari sebelumnya",ujarnya.

Agung mengaku tidak merasakan dampak yang berarti pasca di suntik vaksin Covid-19, hanya sedikit terasa seperti sengal atau pegal. Namun menurutnya hal ini merupakan efek yang wajar, karena hampir semua orang yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 ini pasti akan merasakan hal yang sama. 

"Semua ini saya lakukan semata-" mata hanya ingin memberikan semangat dan contoh kepada warga saya, jika vaksin ini tidak berbahaya selama kita menjawab jujur setiap pertanyaan petugas kesehatan perihal data2 riwayat penyakit kita. Untuk itu saya menghimbau kepada warga saya dan yang lainnya agar tidak takut untuk di suntik vaksin Covid-19 dan harus terima. Insya Allah ini semua demi kebaikan kita semua. Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin", pungkasnya. 

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengapresiasi sikap yang ditunjukan Kadus Keramat Satu ini, karena mampu memberikan teladan bagi warganya untuk membantu pemerintah mensukseskan program vaksinasi Covid-19. 

"Selaku Bupati, tentu saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi sikap pak Kadus ini, karena apa yang dilakukan kadus Keramat Satu itu untuk mempercepat langkah-langkah efektif Komunikasi nya, sehingga pesan itu lebih mudah tersampaikan dari contoh dan teladan yang sudah ada", kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan. 

"Model sosialisasi di Kubu Raya dengan Pokja Penguatan dan Edukasi Program Vaksinasi Covid-19 yang telah kita bentuk beberapa waktu lalu itu, Pemda Kubu Raya melibatkan langsung organisasi keagamaan seperti MUI, Kemenang, Aisyiah, Muslimat dan organisasi budaya serta semua etnis yang ada di Kubu Raya seperti, Madura, Dayak, Melayu, Bugis, Jawa dan Tionghua. Termasuk juga kepala desa dan perangkatnya", tambahnya. 

Bupati menilai langkah-langkah seperti inilah yang diperlukan semua pihak untuk membangun ketenangan di masyarakat, sehingga aparatur di level paling bawah sekalipun seperti Kepala Dusun, RT dan RW harus mampu memberikan rasa tenang dan tauladan di wilayahnya masing-masing agar pandemi ini bisa cepat berakhir. 

"Di Kubu Raya ada 123 desa yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Untuk itu pada tahap selanjutnya saya juga akan meminta kepala desa dan Ketua TP PKK Desa serta perangkat desa lainnya menjadi peserta penerima suntikan vaksin ini, supaya edukasi yang disampaikan jauh lebih efektif, cepat dan mudah bagi mereka melalui RT, RW dan bisa menjadi tauladan yang mampu memberikan ketenangan bagi keluarga", jelas Bupati Muda. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00