Gandeng Mitra Kerja, BKKBN Kalbar Sosialisasikan Bangga Kencana

KBRN, Pontianak : Menindaklanjuti kerjasama dengan Komisi IX DPR RI, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat telah menggelar kegiatan sosialisasi program bangga kencana dalam rangka pencegahan Covid-19. Keluarga berkualitas memang dihasilkan dari pembinaan yang terencana dengan baik.

"Ini salah satu program supaya bagaimana keluarga bisa menyiapkan keluarga yang baik dengan tetap mengikuti protokol kesehatan”, jelas Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar, Tenny Calvenny Soriton di sela-sela Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Mitra Kerja  dan  Seminar  Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Aula Kantor Kecamatan Pontianak Tenggara, Selasa (24/11/2020).

Lebih lanjut Tenny menjelaskan dalam mengikuti protokol kesehatan ada beberapa hal yang himbauan diantaranya 3 M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak. Selain itu upaya untuk mensosialisasikan kepada mitra kerja juga terus dilakukan agar sampai kepada masyarakat.

Dirinya menyampaikan keberadaan mitra diharapkan bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan program bangga kencana kepada masyarakat. Pihaknya memastikan kehadiran BKKBN ditengah masyarakat meskipun suasana pandemi Covid-19.

"Kami akui pada awal Covid-19 memang terjadi penurunan kepesertaan masyarakat, hal ini disebabkan adanya keraguan masyarakat untuk datang ke tempat pelayanan," ujarnya.

Tenny menyebutkan seiring berjalannya waktu dan adaptasi kebiasaan baru tidak mungkin berdiam terus sehingga harus bergerak, karena jika tidak bergerak maka akan tertinggal. Tentunya saja hal ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Menurutnya sejauh ini di Provinsi Kalbar masih belum menunjukkan adanya peningkatan angka kehamilan, karena BKKBN provinsi Kalbar terus mengupayakan penyampaian program melalui media yang ada.

"Media tersebut baik melalui virtual, elektronik, dan media cetak yang dapat menyampaikan informasi bahwa tempat pelayanan selalu bersedia untuk melayani masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan bangga kencana atau KB, disamping keseriusan para PLKB untuk melakukan jemput bola", pungkasnya. (Hermanta).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00