Protokol Kesehatan, Wajib Dalam Setiap Pemasangan Alkon Tim Pelayanan KB DAS

KBRN, Sungai Asam : Titik pertama Pelayanan KB Daerah Aliran Sungai (DAS) tim susur Sungai Kapuas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat, yaitu di Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Kamis (17/2020). Dalam pelayanannya, terutama fsaat pemasangan alat kontrasepsi (Alkon) oleh petugas dan penggunanya tetap sesuai standar protokol kesehatan tentang covid-19.

Pelayanan DAS pemasangan alat kontrasepsi tahun ini di tengah pandemi covid-19. Meski demikian pelayanan yang dimulai dari 16-23 September dengan finis di Kabupaten Kapuas Hulu itu tetap berjalan dengan mematuhi protokol covid-19.

Mengingat pelayanan menggunakan kapal, maka satu persatu calon akseptor harus masuk ke dalam kapal bandong yang digunakan tim untuk melakukan pelayanan pemasangan Alkon.

Arno (35) suami  satu diantara calon akseptor datang ke tempat pelayanan untuk mengantar istri memasang alat kontrasepsi. Masker melekat di wajah, karena standar protokol covid 19  wajib digunakan. Begitu pula dengan petugasnya. Sebelum calon akseptor masuk di ruang pelayanan, terlebih dulu dilakukan pengecekan suhu badan. Dipintu masuk petugas juga menyediakan masker dan handsanitizer. Setelah hasil cek suhu badan diketahui di bawah 37 derajat Celcius, pelayanan pun dilakukan. 

Arno suami dari salah satu calon akseptor datang menemani istri untuk memasang alat kontrasepsi. Kedatangan ia menggunakan protokol covid 19. Yang menjadi wajib adalah menggunakan masker.

Ini kali ke dua pemasangan implan. Pemasangan Alkon dilakukan guna menjaga jarak kehamilan. "Lagi pula anak saya sudah dua. Satunya sudah duduk di Menengah Pertama, yang satunya berumur lima tahun," ungkapnya.

Implan dipilih karena Alkon jenis ini lebih baik ketimbang suntik dan pil. Sebelumnya, sang istri menggunakan suntik yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. Kalau Alkon jenis pil pandangan dia rentan jebol. Makanya istri lebih memilih jenis implan.

Koordinator Puskemas Sungai Asam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Emi Kartina menjelaskan proses pelayanan pemasangan alat kontrasepsi dilakukan dengan mematuhi protokol Kesehatan. 

"Semua pelayanan menggunakan protokol kesehatan. Sebelum masuk pasien wajib mengikuti aturan itu. Kamipun menyediakan masker bagi calon akseptor yang tak menggunakan masker. Kami bertugas juga dilengkapi APD," ungkapnya.

Untuk pelayanan pemasangan Alkon DAS tahun ini cukup banyak pesertanya. Kebanyakan masih menggunakan Alkon jenis suntik. Kalau untuk implan dan ayudi ada namun jumlahnya belum banyak.

Ke depan pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk pengguna alkon jenis implan dan ayudi. Sambil berjalan sosialisasi itu terus dilakukan.(rri).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00