DKPP Kubu Raya Instruksikan Penyembelihan Hewan Qurban Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19 dan Sesuai Syari’at Islam

KBRN, Kubu Raya : Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) terus memberikan pemahaman dan sosialisasi penanganan hewan qurban sesuai protokol pencegahan Covid-19 hal ini dilakukan sebagai prinsip penanganan hewan qurban sesuai syari’at Islam kepada msyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya Gandhi Satyagraha mengatakan, pandemi Covid-19 yang saat ini sedang melanda telah merubah tatanan masyarakat dari segala aspek dan kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi kondisi kesehatan di masyarakat. Situasi ini tentunya juga sangat penting saat menjelang pelaksanaan ibadah qurban, terutama dalam penanganan hewan qurban harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses jual beli sapi atau kambing untuk ibadah qurban diantaranya, jaga jarak, penerapan higiene personal, pemeriksaan kesehatan awal dan penerapan higiene dan sanitasi, karena hal ini juga harus dilakukan pasa saat proses pemotongan dan penyembelihan hewan qurban”, ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya Gandhi Satyagraha di Sungai Raya, Kamis (8/7/2020).

Gandhi menuturkan, dalam penanganan hewan qurban di saat masa pandemi Covid-19 ini selain harus selalu mengikuti protokol kesehatan, pemilihan hewan qurban juga harus diperhatikan karena hewan yang akan diqurbankan yang harus sehat, cukup, umur dan tidak cacat.

“Menjelang pelaksanaan ibadah qurban, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap ternak yang akan dijadikan hewan qurban, baik itu sapi maupun kambing. Mengingat keterbatasan tenaga pemeriksa, maka pada tahun ini akan dilakukan di empat Kecamatan diantaranya Kecamatan Sungai Raya, Sungai Kakap, Sungai Ambawang dan Kecamatan Rasau Jaya”, tuturnya.

Mantan Kepala Bappeda Kubu Raya itu menambahkan, hewan qurban yang telah diperiksa dan memenuhi kriteria akan diberikan PIN sehat dan layak sebagai hewan qurban. Untuk itu Gandhi menghimbau semua pihak yang akan melaksanakan ibadah qurban untuk membeli hewan qurban yang telah diberi tanda PIN.

“Setelah memperoleh hewan qurban yang sehat dan layak, maka dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban haruslah sesuai syari’at Islam”, pintanya.     

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00