RSUD SSMA Kota Pontianak Siap Layani Pasien Di Era New Normal Life

KBRN, Pontianak: Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak mulai mempersiapkan sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia guna mendukung penerapan New Normal Life atau Tatanan Kehidupan Normal Baru, terutama dalam memberikan pelayanan Kesehatan prima kepada masyarakat Kota Pontianak seperti yang digaungkan Pemerintah pusat.

“Segala persiapan yang dilaksanakan yakni mempersiapkan SDM Rumah Sakit Sultan Syarif Mohamad Alkadrie diantaranya mulai dari tenaga medis, perawat dan non-perawat, serta Cleaning Servis yang keseluruhannya berjumlah 672 orang. Dimana untuk memastikan seluruh SDM tersebut terbebas dari COVID 19, terlebih dahulu kami melaksanakan Rapid Test pada 23 April 2020  lalu,” ungkap Direktur Utama RSUD SSMA Kota Pontianak dr. Johnson, S.pS, M.Kes kepada wartawan Jum’at (29/5).

Setelah melewati dua kali rapid test, yang dilanjutkan pada 30 April 2020 lalu, ditambahkan Johnson, hasilnya menunjukkan sebanyak 51 diantaranya Reaktif, secara klinis masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Ke 51 orang reaktif ini tidak dipekerjakan dan kemudian dilakukan Isolasi.

“Selama menunggu hasil PCR, kami tidak pekerjakan semua pegawai yang reaktif itu. Bertahap kami menerima hasil PCR, mulai tanggal 7 Mei sampai dengan 20 Mei, dari 51 orang reaktif itu, dinyatakan tidak terkonfirmasi negatif sebanyak 41 orang dan langsung kami pekerjakan kembali. Sementara, 10 orang melanjutkan isolasi sesuai pedoman Kemenkes,”imbuhnya.

Johnson menambahkan, setelah melewati dua kali swab PCR, hasilnya 6 diantara 10 orang reaktif tersebut dinyatakan sembuh dan 4 orang pegawai terkonfirmasi positif dengan kondisi klinis OTG masih di isolasi sambal menunggu hasil PCR negatif.

“Selama sebulan hasil PCR belum diterima sampai saat ini. Tapi kondisi mereka tetap sehat tanpa gejala,”tukasnya.

Selain itu, terkait operasional rumah sakit, dr Johnson menuturkan, pada pelaksanaan New Normal Life di rumah sakit Kota Pontianak itu, pelayanan RS  mulai dari Ruang Rawat Inap, Penyakit Dalam, Saraf, Kebidanan, bedah, anak, dan ruang perawatan intensif, hingga pelayanan rawat jalan tetap berjalan normal.

“Bahkan, kami kini sedang mengembangkan inovasi pelayanan berupa penyediaan aplikasi online terpadu yang akan siap dalam beberapa minggu kedepan. Dimana, aplikasi online itu bisa digunakan untuk pendaftaran pasien secara online, konsultasi poly online, Informasi ketersediaan tempat tidur rawat inap, jenis pelayanan, dan jadwal operasi elektif,”jelasnya.

Aplikasi lanjut Johnson, kedepan akan terhubung dengan aplikasi mobile JKN, sehingga bisa melayani pasien BPJS.

Johnson  mengutarakan, warga atau pasien tidak perlu lagi khawatir dan takut untuk mendapatkan layanan Kesehatan di rumah sakit tersebut. Karena semua tenaga medis dan perawat sudah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan telah dilakukan Rapid Test.

“Intinya, pasien jangan takut, kami siap melayani. Namun, pasien pun wajib mengikuti protokol pencegahan COVID 19, dengan selalu menggunakan masker dan membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer, jika akan masuk ke area rumah sakit,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00