Kerumunan Warga Makin Banyak, DPRD Minta Edukasi Soal Covid-19 Ditingkatkan

KBRN, Pontianak ; Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, titik kerumunan warga mulai meningkat. Terlebih di tempat penjualan bahan kebutuhan pokok dan pakaian. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, apalagi Pontianak telah masuk zona merah dengan jumlah pasien positif Covid-19 lebih dari 70 orang. 

Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak M. Arif mengingatkan pemerintah agar tidak henti-hentinya menurunkan tim untuk memberikan sosialisasi tentang protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Menurutnya, semakin banyak titik berkumpulnya masyarakat, maka potensi penyebaran Covid-19 semakin besar. 

“Kita sudah sampaikan kepada pemkot (pontianak) untuk melakukan penertiban kepada warga yang tidak menggunakan masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan tentunya. Paling tidak, warga diedukasi untuk senantiasa menggunakan masker,” kata M. Arif, Senin, (18/05/2020).

“Bisa juga dilakukan (pembubaran) apabila sangat diperlukan,” sambungnya.

Kendati demikian, M. Arif memaklumi jika kondisi saat ini akan sulit untuk menindak warga yang berkumpul di satu tempat. Karena itu, pemerintahlah yang dinilainya harus jeli dan bersabar saat mengedukasi warga untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Namun memang sekarang inikan kita sedang menghadapi lebaran ya, dan kebutuhan masyarakat begitu besar dan banyak, sehingga sulit dihindari masyarakat berbondong-bondong membeli sesuatu untuk keperluan lebaran. Hanya itu tadi, kita tetap melakukan edukasi dan memberikan masker kepada warga,” ungkap Politisi PKS Provinsi Kalbar itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00