Antisipasi Wabah Covid-19, Layanan KB BKKBN Kalbar Ikuti Protap

KBRN, Pontianak : Sesuai instruksi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, di tengah mewabahnya Covid-19, pelayanan KB di Kalimantan Barat harus  tetap berjalan seperti biasa. Tentu saja dalam melaksanakan pelayanan saat ini ada prosedur tetap (Protap)  yang harus dilakukan dengan kegiatan pelayanan KB.

KB ini harus tetap berjalan karena merupakan satu diantara kebutuhan masyarakat sehingga tidak bisa juga dengan masalah Covid-19 ini pelayanan KB berhenti.

”Kami tetap, mislanya kami memberikan pelayanan itu kalau di BKKBN kalbat itu kami ada pelayanan momen, ada pelayanan momen yang kami buat untuk pelayanan KB, dimana untuk menghadapli permasalahan seperti ini tentunya kami merubah strategi, karena kalu dengan pelayanan mungkin ada momen-momen yang penting tentu mengumpulkan masa, sesuai instruksi Presiden dan Instruksi Gubernur kami harus ikuti tidka mengumpulkan masa, sehingga kami mengambil suatu kebijakan, pelayanan KB tetap berjalan  tetapi difokuskan pada pelayanan statis”, jelas Kepala Perwakilan BKKBN Provisni Kalimantan Barat, Tenny  Calvenny Soriton di Pontianak, Sabtu (4/4/2020).

Lebih lanjut Tenny  Calvenny Soriton menjelaskan, pelayanan KB statis ini difokuskan pada pelayanan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta serta Bidan praktek Mandiri yang tidak mengumpulkan masa, dan akseptor bisa datang per orang dengan standard baku, sehingga pelayanan dapat berjalan dengan baik.

Efektivitasnya berbeda kontennya kalau pada hari-hari biasa dapat mengumpulkan masa melalui momen, namun dalam masa Covid-19 ini tidak . Akan tetapi BKKBN tetap koordinasi dengan Dinas Kesehatan karena ini juga menyangkut SDM yang tentunya kita harus berhati-hati, karena tidak seperti biasa kita bisa melakukan pelayanan langsung tetapi ini harus standard.

“Terlebih akseptor yang kita layanani harus kita siapkan  supaya setelah berada di tempat palayanan itu dia sudah siap dilayani, sehingga tidak kontak terlalu lama dengan  tenaga medis yang ada”, pungkasnya. (Hermanta).

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00