Penyakit Ternak PMK Sudah Masuk Ketapang

KBRN, Pontianak : Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sedang mewabah di Indonesia juga terpantau sudah menyebar pada hewan ternak di Kabupaten Ketapang, penyakit PMK ini bermula pada hewan ternak yang dibeli di daerah Jawa Timur dan dibawa ke Kabupaten Ketapang melalui Pelabuhan Kumai Pangkalan Bun yang kemudian menular ke ternak lokal.

Pusat Kesehatan Hewan, Puskesmas Hewan Kabupaten Ketapang drh. Edy Sujarwo mengatakan wabah PMK ini sudah terdeteksi di beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Benua Kayong, Kecamatan Delta Pawan, Kecamatan Muara Pawan, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kecamatan Matan Hilir Selatan dan Kecamatan Manis Mata.

“Dari ternak yang tertular sudah ada yang mati terutama pada ternak yang belum dewasa kurang lebih 10 ekor, PMK sudah masuk Kabupaten Ketapang sekitar bulan februari,” jelasnya.

“Untuk vaksinasi PMK belum dapat dari pusat dikarenakan diprioritaskan pada wilayah padat ternak, namun untuk peternak bisa memberikan minum air gula, kunyit dan asam jawa kurang lebih 3 sampai 5 hari dengan 1 hari 2 kali kepada ternaknya,” tambahnya.

drh. Edy Sujarwo menjelaskan daging hewan ternak yang terserang penyakit PMK ini aman dikonsumsi, dengan cara dimasak atau direbus.

“Menjelang kurban Idul Adha 2022, jika ada hewan yang terkena penyakit PMK ini aman dikonsumsi dengan syarat daging tersebut harus direbus selama 30 menit memastikan semua virusnya mati, untuk jeroan juga tidak masalah cuci yang bersih dan direbus bisa di konsumsi,” jelasnya.

drh. Edy Sujarwo juga menghimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan langkah-langkah agar penyakit PMK ini tidak menyebar, seperti tidak memindahkan atau menggabungkan ternak yang terinfeksi dengan ternak yang sehat.

“Ternak yang terjangkit PMK untuk tidak dipindahkan, PMK ini bisa menyebar melalui udara, sentuhan manusia dan angkutan hewan, lebih baik hewan yang terjangkit bisa diisolasi dengan ternak lainnya dikarenakan PMK ini bisa sembuh dengan sendirinya selama 3 sampai 5 hari sesuai dengan anjuran yang saya berikan tadi,” ujarnya.

Ciri-ciri ternak yang terserang penyakit PMK ini dapat dilihat dari bagian mulutnya mengeluarkan air liur berlebihan, nafsu makan hewan berkurang, pelepuhan di bagian gusi, lidah, dan mulut ternak yang terlihat seperti sariawan dan kaki ternak terlihat pincang karena kuku terkelupas.

Laporan M. Naufal

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar