Tips Atasi Sulit Tidur

BRN, Pontianak : Sulit tidur merupakan kondisi yang sering dialami oleh sebagian orang. Tetapi, ada beberapa cara untuk mengatasi kondisi tersebut agar kualitas tidur terpenuhi.

Mengutip dari artikel alodokter Sabtu (22/1/2022), susah tidur atau insomnia merupakan kondisi saat seseorang sulit tidur, sering terbangun waktu tidur, atau bangun lebih cepat dan tidak bisa melanjutkan tidur.

Susah tidur dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak bertenaga, mudah lelah, dan sulit konsentrasi. Bahkan, dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu munculnya berbagai masalah kesehatan, mulai dari daya ingat dan gairah seks hingga gangguan fisik dan mental.

Untuk mengatasi susah tidur, ada beberapa cara yang dapat dicoba untuk memperbaiki kondisi susah tidur dan meningkatkan kualitas tidur, seperti :

1. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

Tak sedikit orang menebus jam tidur yang terlewatkan saat hari kerja dengan tidur berlebihan di akhir pekan. Padahal, kebiasaan seperti ini dapat membuat jadwal tidur alami tubuh terganggu. Bahkan, cara ini akan semakin memperburuk kondisi susah tidur.

Sebaiknya, usahakan untuk selalu tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya, tidak terkecuali di hari libur. Hal ini dapat membantu tubuh agar terbiasa dengan ritme tidur yang konsisten.

Selain menjadwalkan waktu tidur, pastikan juga mencukupi waktu tidur sekitar 7–9 jam setiap harinya agar dapat memulai aktivitas dengan cukup energi di pagi hari.

2. Ciptakan suasana tidur yang nyaman.

Agar dapat tidur lebih cepat, buatlah suasana kamar tidur menjadi senyaman mungkin. Matikan lampu atau batasi penerangan dengan lampu tidur saja dan atur suhu kamar agar tetap sejuk.

Sebisa mungkin jauhkan pula semua alat elektronik atau gadget sebelum tidur, sebab sinar dari alat elektronik dapat menyebabkan terganggunya produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu Anda tertidur

Selain itu,  juga dapat menciptakan suasana tidur yang lebih nyaman dengan menggunakan minyak esensial atau aromaterapi dari lavender untuk membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

3. Batasi waktu tidur siang.

Sebagian orang mungkin merasa bahwa tidur di siang hari dapat menyegarkan tubuh mereka saat lelah beraktivitas. Namun, di sisi lain, tidur siang juga dapat membuat seseorang menjadi lebih susah tidur di malam hari.

Oleh karena itu, jika  sangat kelelahan dan ingin tidur siang sejenak untuk menambah energi, usahakan untuk tidur selama 10–20 menit saja sebelum jam 3 sore.

4. Hindari konsumsi minuman beralkohol dan berkafein.

Untuk mengatasi susah tidur adalah dengan menghindari minuman beralkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda atau minuman berenergi, terutama pada sore dan malam hari menjelang tidur.

Selain itu, hindari pula konsumsi makanan dalam porsi besar menjelang waktu tidur. Hal ini penting dilakukan karena makan sebelum tidur dapat mengaktifkan kembali saluran cerna, sehingga akan tetap terjaga.

Terlebih untuk penderita asam lambung, makan dalam porsi besar akan memperburuk keluhan yang berdampak pada sulit tidur.

5. Hindari merokok sebelum tidur.

Tak hanya menghindari minuman beralkohol dan berkafein, juga disarankan untuk menghindari rokok. Kandungan nikotin di dalam rokok dapat membuat susah tidur dan terjaga sepanjang malam.

6. Rutin berolahraga.

Rutin berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari diketahui dapat meningkatkan durasi dan kualitas tidur. Meski demikian,  tidak disarankan berolahraga saat sebelum tidur, sebab hal ini justru akan memberikan efek stimulan pada tubuh dan membuat  semakin susah tidur.

7. Hindari stres.

Saat seseorang mengalami stres, tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang dapat mengganggu pola tidur sehat. Untuk meredakan stres,  bisa mencoba beberapa cara, seperti rutin melakukan yoga, meditasi, atau relaksasi sebelum tidur.

Selain itu, juga dapat mencoba beberapa cara mengatasi susah tidur lainnya, seperti mandi air hangat sebelum tidur, membaca buku, atau mendengarkan musik yang dapat membuat rileks.

Ditinjau oleh : dr. Sienny Agustin

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar