Jantung Pisang Dibuang Sayang

KBRN, Pontianak : Selain buahnya, jantung pisang ternyata cukup lezat untuk dikonsumsi. Tetapi tahukah, ternyata jantung pisang  bermanfaat untuk kesehatan. Sayangnya,  jantung pisang terkadang  dibuang karena dianggap tak berguna dan diangap sebagai sampah.

Jantung pisang merupakan cikal bakal buah pisang. Bagian dari pohon pisang ini terdiri dari kulit luar yang berwarna merah tua, daging berwarna putih kekuningan yang ada di dalamnya, dan bunga pisang yang berada di bagian atasnya.

Mengutip artikel alodokter Kamis (2/12/2021), banyak ragam manfaat jantung pisang, dalam 1 jantung pisang terdapat berbagai nutrisi penting, seperti kalium, vitamin A, vitamin C, vitamin E, mineral, asam lemak, asam amino esensial dan nonesensial yang diperlukan oleh tubuh.

Selain itu, jantung pisang juga mengandung banyak antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan antosianin, terutama di bagian bunganya. Berikut berbagai manfaat jantung pisang yang bisa didapatkan dari nutrisi dan antioksidan di dalamnya:

1. Membantu mengontrol kadar gula darah

Jantung pisang adalah salah satu jenis makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak akan meningkatkan gula darah secara drastis ketika dimakan.

Selain itu, jantung pisang juga sangat kaya akan serat sehingga dapat memperlambat penyerapan gula di usus. Kandungan serat ini juga diduga dapat meningkatkan kerja hormon insulin, menurunkan kadar kolesterol, dan menurunkan berat badan pasien diabetes tipe 2 yang mengalami kelebihan berat badan.

2. Melancarkan pencernaan

Serat pada jantung pisang didominasi oleh serat tidak larut air. Jenis serat ini diketahui sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Serat ini juga dapat menghindarkan dari berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit, maag, wasir, dan radang usus.

3. Mencegah penyakit kanker

Antioksidan dalam jantung pisang berperan penting untuk melindungi sel-sel tubuh dari efek buruk radikal bebas. Paparan radikal bebas yang berlebihan dalam jangka panjang bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit kronis, termasuk kanker.

Jantung pisang juga diketahui memiliki efek antiperadangan dan antitumor sehingga dapat menurunkan risiko tumor tumbuh dan menyebar. Manfaat jantung pisang ini pernah dibuktikan pada penelitian tentang tumor prostat jinak (BPH), tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikannya.

4. Mencegah penuaan dini

Tingginya kandungan vitamin E pada jantung pisang juga memberikan manfaat baik untuk kesehatan kulit. Vitamin E terbukti mampu mengurangi kerusakan sel-sel tubuh yang sehat akibat radikal bebas dan memperlambat proses penuaan sel, serta mengurangi kerutan di wajah.

Selain mencegah penuaan dini, vitamin E juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh terhadap infeksi virus dan bakteri.

5. Mengatasi masalah menstruasi

Perempuan yang sering mengalami masalah menstuasi juga bisa mendapatkan manfaat dari jantung pisang. Rutin mengonsumsi jantung pisang diketahui bisa menurunkan kadar prostaglandin yang bisa mengurangi nyeri dan pendarahan berlebih saat menstruasi atau menorrhagia.

Tidak hanya itu, jantung pisang juga diduga bermanfaat untuk menjaga berat badan ideal, memelihara kesehatan mata, dan mencegah penyakit jantung. Meski begitu, beberapa manfaat jantung pisang tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Meva Nareza

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar