Variant of Concern Mutasi Virus Covid 19 Belum Ditemukan Di Kalbar

KBRN, Pontianak: Kasus Konfirmasi Covid 19 di Kalimantan Barat terjadi peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan beberapa bulan terakhir. Tentu saja ada kekhawatiran, meningkatnya kasus konfirmasi tersebut, dikarenakan telah masuknya jenis virus varian baru ke Kalimantan Barat.

Di konfirmasi mengenai hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Barat dr. Harisson mengungkapkan, kabar baiknya dari hasil laporan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan jawaban kepada Laboratorium Universitas Tanjungpura bahwa di Kalimantan Barat belum ditemukan Variant of Concern mutasi virus baru dari penelitian Whole Genome Sequencing atas permintaan Lab Untan, baik varian Inggris maupun India.

“Kita khawatir ada masuk varian jenis baru ke Kalbar. Tetapi, dari Kemenkes RI telah memberikan jawaban kepada Lab Untan, Kalbar belum ditemukan variant of concern baik varian India atau Inggris,” ujarnya Kamis (17/06/2021).

Sementara itu, dari catatan kasus Covid-19 di Indonesia melonjak, menyusul varian baru virus corona yang semakin menyebar. Masyarakat harus semakin waspada, termasuk dengan mengenali gejala virus corona. Varian baru virus corona yang lebih menular berada di balik lonjakan kasus di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Kudus di Jawa Tengah dan Jakarta. 

Varian baru yang dominan terutama B.1.617.2 atau varian Delta yang pertama kali ditemukan di India dan varian B.1.1.7 atawa Alpha yang pertama diidentifikasi di Inggris.

Mengacu data WHO dalam Pembaruan Epidemiologis Mingguan tentang COVID-19 yang terbit Selasa (15/06/2021), sepanjang pekan lalu, jumlah infeksi di Indonesia mencapai 55.320. Angka itu melonjak 37% dibanding kasus pekan sebelumnya sebanyak 40.280. Dan, membawa Indonesia masuk 10 besar negara dengan kasus tertinggi di minggu kedua Juni 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00