Walhi Kalbar Tepis Tuduhan Peladang Bakar Lahan

KBRN, Pontianak : Adanya tuduhan terhadap petani atau peladang sebagai biang terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dibantah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Barat. Stigma menyebutkan petani yang menjadi penyebab sehingga adanya karhutla dan menyebabkan kabut asap, padahal jika dilihat saat ini petani ataupun peladang memasuki masa panen sehingga jauh kemungkinan melakukan pembakaran.

Hendrikus Adam dari Walhi Kalbar mengajak kepada seluruh elemen baik pemerintah maupun masyarakat untuk menimimalisir tuduhan sinis terhadap petani sebagai penyebab karhutla karena sebenarnya semua pihak punya peranan besar dan harus bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

“Dalam konteks peladang tidak bisa narasi miring dialamatkan, saat ini pun petani masuki masa panen, jadi saya kira jauh mengarah ke karhutla” ujarnya.

Malah Adam mempertanyakan sejauh mana efek jera terhadap sangsi yang diberikan pemerintah terhadap kasus kebakaran lahan yang terjadi misalnya di wilayah Kota Pontianak yang mana Pemerintah Kota sudah memiliki regulasi untuk memberikan sangsi tetapi nyatanya masih saja terulang kebakaran lahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00