FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Pemda Kubu Raya Apresiasi Keberhasilan BNNK Gagalkan Jaringan Gelap Narkotika antar Provinsi

KBRN, Kubu Raya : Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat (Kalbar) Yusran Anizam mengapresiasi dan berterima kasih kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) yang berhasil mengungkap Jaringan Gelap Narkotika antar Provinsi.

“Atas nama Bupati dan Pemerintah serta masyarakat Kabupaten Kubu Raya tentu kita semua mengapresiasi kinerja dari aparat kepolisian bersama BNNK Kubu Raya dan BNNP Kalbar serta peran aktif masyarakat secara ‘kepong bakol’ dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkotika ini”, kata Sekda Kubu Raya Yusran Anizam yang mewakili Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan usai menghadiri pemusnahan barang bukti shabu hasil jaringan perederan gelap narkotika antar provinsi di halaman kantor BNNK Kubu Raya, Jum’at (4/9/2020).

Yusran menuturkan, tentu kerja keras semua pihak ini telah berhasil mengamankan barang bukti shabu seberat 408.4 gram dari pengungkapan kasus ini dan mengamankan dua orang tersangka. Tentunya hasil ini merupakan prestasi yang sangat luar biasa bagi aparat, baik itu polisi, tim BNNK Kubu Raya dan tim BNNP Kalbar bersama masyarakat.

“Mudah-mudahan kedepannya, kasus serupa tidak pernah lagi terjadi di Kabupaten Kubu Raya dan provinsi Kalbar pada umumnya. Harapan kita, agar semua masyarakat semuanya bisa terhidar dari peredaran gelap narkotika. Mengingat dampak dari peredaran gelap narkotika ini sangat luar biasa, karena jaringannya sangat luas dan besar, tentunya hal ini diperlukan kerjasama dan kerja keras dari kita semua”, tuturnya.

Yusran menambahkan, Pemkab Kubu Raya ingin semaksimal mungkin berkerjasama dan mendukung terkait dengan pencegahan dan pemberantasan perederan gelap narkoba ini. Untuk itu, Pemkab Kubu Raya juga terus melakukan koordinasi bersama dan dibantu BNNK serta jajaran kepolisian, termasuk elemen dan ormas yang ada di masyarakat. Tentunya kerjasama sangat diharapkan semua pihak.

“Kita berharap kedua tersangka yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) bisa secepatnya tertangkap sehingga kita semua bisa mengungkap aktor utama jaringan peredaran gelap narkotika antar provinsi ini dan memutus mata rantai jaringan narkotika ini”, harapnya.

Dengan dimusnakannya barang bukti dan ditampilkan kedua tersangka jaringan peredaran gelap narkotika antar provinsi, Yusran berharap masyarakat bisa melihat dan menjadi pebelajaran jangan sampai hal ini terjadi lagi. Jangan sampai ada masyarakat Kubu Raya yang terlibat dalam peredaran gelap nakotika ini, karena semua itu pasti akan diberantas sampai ke akar-akarnya.

“Semoga semua masyarakat Kubu Raya dan Kalbar pada umumnya bisa sama-sama memberantas jaringan perederan gelap narkotika antar provinsi ini. Karena semua kita tidak menginginkan ada warga kita yang terlibat dari kasus ini. Mari kita semua bersama-sama berantas dan katakan tidak pada narkotika”, ajaknya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00