Sengketa Informasi LAKI VS Pertamina Pontianak Capai Kesepakatan

KBRN, Pontianak: Proses mediasi sengketa informasi publik yang dilaksanakan Komisi Informasi Kalimantan Barat (KI Kalbar) pada Rabu (8/7/2020) di Kantor KI Kalbar berhasil capai kesepakatan para pihak. Pertamina Pontianak sebagai pihak Termohon bersedia memberikan informasi yang diminta oleh Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kalimantan Barat sebagai Pemohon.

Mediasi tersebut dipimpin oleh Chatarina Pancer Istiyani, S.S, M.Hum, Mediator sebagai Mediator Utama didampingi oleh Syarif Muhammad Herry, MH, Mediator dan dibantu panitera penggati KI Kalbar Anggara Ramadhan, SH.

Chatarina Pancen Istiyani mengungkapkan, para pihak dengan sukarela bersepakat mengakhiri sengketa informasi yang di daftarkan oleh Pemohon ke KI Kalbar. Dengan demikian, Mediator KI Kalbar membuatkan Berita Acara Mediasi dan Dokumen Kesepakatan Mediasi untuk selanjutnya menjadi dasar Putusan oleh Majelis Hakim Komisioner.

Dimana, informasi yang dimohon oleh pemohon adalah klarifikasi temuan data yang diindikasikan memiliki Izin Ganda yang dikeluarkan oleh pihak PT. Pertamina Pontianak. PT. Pertamina telah menyampaikan surat klarifikasi dan diterima oleh LAKI Kalbar.

“Para pihak dengan sukarela bersepakat mengakhiri sengketa informasi yang didaftarkan oleh pemohon ke KI Kalbar. Dengan demikian, Mediator KI Kalbar membuatkan Berita Acara Mediasi dan Dokumen Kesepakatan Mediasi untuk selanjutnya menjadi dasar putusan oleh Majelis Hakim Komisioner,” kata Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI Kalbar Chatarina  Pancen Istiyani Kamis (9/7/2020).

Chatarina menuturkan, kedepan apabila ada masyarakat yang bersengketa informasi tentu harus memohon penyelesaian sengketa informasi kepada Komisi Informasi Kalbar. Menurutnya, ada berbagai hal yang membuat permohonan informasi menjadi sengketa, antara lain  pertama tidak ditanggapi, kedua di tanggapi namun tidak sesuai apa yang di minta oleh pemohon.

“Tentu saja sebagai badan publik, terlebih dahulu menanggapi pemohon informasi kemudian mencermati apa yang di minta selanjutnya di sesuaikan dengan sifat kerahasiaan apabila terbuka di sediakan, namun jika dikecualikan tentu tida dapat diberikan,” pungkasnya. (SS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00