Bantuan Sosial untuk Warga Lanjut Usia di Mempawah di Duga di Korupsi

KBRN - Pontianak ; Diduga dikorupsi, Polres Mempawah lakukan pengusutan penyaluran bantuan dana sosial untuk 45 warga lanjut usia terdampak pandemi virus Covid-19 di Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Wakapolres Mempawah Kompol Jovan Reagan Sumual mengatakan, 45 warga penerima bantuan itu sedianya, akan menerima masing-masing sebesar Rp 2,7 juta dari total Rp 121.500.000 yang dikirim ke rekening Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS–LU) Bustanul Ulum, Senin (27/4/2020). 

“Lembaga  ini Yang dipercaya dan berperan sebagai lembaga yang menyalurkan dana dari negara kepada warga penerima,” kata Jovan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2020).

Setelah uang tersebut masuk dan dicairkan, pada Kamis (30/4/2020), pihak lembaga mulai menyalurkan kepada warga penerima. Namun ternyata, jumlah bantuan yang diterima warga berbeda-beda. Ada 27 warga masing-masing menerima Rp 2 juta ada ada 14 warga yang menerima Rp 2,2 juta. 

Kemudian ada 4 warga yang tidak menerima sama sekali karena sudah meninggal dunia dan pindah rumah. “Sisanya diduga telah digunakan untuk keperluan pribadi oknum pihak lembaga,” terang Jovan. 

Menurut Jovan, kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. 

“Sejumlah barang bukti telah berhasil kami sita, yakni sebuah buku tabungan BNI atas nama Basri selaku pengurus lembaga beserta rekening korannya dan buku tabungan milik lembaga LKS-SU Bustanul Ulum beserta rekening koran. Serta uang tunai Rp. 8 juta”, terangnya.

Kemudian lanjutnya, diamankan  juga 41 lembar kwitansi beserta berita acara pembayaran langsung bantuan sosial program rehabilitasi sosial lanjut usia dalam masa tanggap darurat akibat wabah virus corona di Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00